3 Sampel dari Jembatan Kaca Maut di Banyumas yang Dibawa Polisi ke Lab
·waktu baca 1 menit

Tiga sampel dari Jembatan Kaca di kawasan wisata The Geong Banyumas dibawa polisi ke laboratorium, Kamis (26/10). Ketiganya adalah:
Sponge pelindung kaca dari getaran;
Sisa jatuhan kaca;
Besi kanal sebagai rangka struktur jembatan.
"Akan kami periksa untuk mengetahui penyebab. Akan kami bandingkan spesifikasinya dengan standarisasi," kata Kasubdit Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Labfor Polda Jateng, Kompol Setiawan Widiyanto, kepada wartawan di TKP.
Insiden Itu
Insiden jembatan kaca maut itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (25/10), di kawasan wisata yang terletak di Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu.
Saat diinjak, kaca pada Jembatan Kaca di kawasan wisata The Geong Banyumas pecah membuat 4 orang wisatawan terjatuh: 1 orang di antaranya meninggal dunia.
Jembatan kaca ini sudah berusia 11 bulan. Pemiliknya adalah Edi Suseno, warga Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, yang bekerja sama dengan Koperasi BPPTU (Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul) Baturaden.
Belum Ada Tersangka
Sejauh ini, belum ada tersangka atas insiden itu. "Untuk tersangka, masih berproses," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi, kepada wartawan, Kamis (26/10).
