3 Satpol PP-WH Bireuen Minta Maaf Usai Video Joget Berseragam Dinas Viral

Tiga anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Bireuen, Aceh, meminta maaf setelah video mereka berjoget menggunakan seragam dinas viral di media sosial TikTok.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui video klarifikasi yang diunggah di akun TikTok resmi Satpol PP-WH Bireuen, @satpolppwhbireuen pada Kamis (9/7). Dalam video itu, ketiganya memperkenalkan diri sebagai Darmayanti, Azhari, dan Afriyani.
Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Bireuen, masyarakat Aceh, alim ulama, pimpinan instansi, serta seluruh pihak yang merasa dirugikan akibat beredarnya video tersebut.
Ketiganya mengakui tindakan membuat konten menggunakan pakaian dinas merupakan kesalahan. Mereka menyatakan perbuatan tersebut tidak mencerminkan etika sebagai aparatur pemerintah serta bertentangan dengan kode etik dan nilai-nilai yang berlaku dalam pelaksanaan tugas.
"Dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Bireuen khususnya dan masyarakat Aceh pada umumnya. Serta kepada alim ulama dan instansi tempat kami bekerja khususnya instansi Satpol PP pada umumnya serta seluruh pihak yang merasa dirugikan akibat perbuatan kami," kata Darmayanti sebagai perwakilan dalam video tersebut.
Mereka juga mengakui video tersebut telah memicu polemik di tengah masyarakat dan berdampak terhadap citra Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen. Karena itu, ketiganya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa, lebih bijak dalam bersikap, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
"Atas kejadian tersebut kami menyampaikan penyesalan yang sedalam-dalamnya dan menjadikannya sebagai pelajaran yang sangat berharga bagi kami untuk lebih bijaksana dalam berbicara, bertindak dalam menggunakan media sosial. Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang serupa di masa yang akan datang," tuturnya.
"Kami juga menerima segala kritik, masukan, serta konsekuensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatan kami," tambahnya..
Video yang memperlihatkan ketiga anggota Satpol PP-WH Bireuen berjoget menggunakan seragam dinas sebelumnya beredar luas di TikTok dan menuai sorotan publik.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen, Musni Syahputra, membenarkan video tersebut dibuat oleh anggotanya. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal dan akan menjatuhkan sanksi apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami sudah mengetahui video tersebut dan memang dibuat oleh anggota kami. Saat ini sedang kami dalami untuk mengetahui apakah terdapat pelanggaran disiplin maupun ketentuan lainnya," ujar Musni, Rabu (8/7).
