3 Warga Makassar Terkena Anak Panah dari Tawuran Pemuda
·waktu baca 1 menit

Dua kelompok pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya pemuda Jalan Layang dengan Jalan Kandea Lorong 148, kerap tawuran sepekan terakhir ini.
Mereka saling serang dengan batu, kayu, petasan, hingga melepaskan anak panah.
Akibatnya, tiga warga setempat terluka terkena anak panah, yakni Fadil (26 tahun) yang terkena di mata kiri, Arsyad (36) di betis, serta Nova Aisyah M (17) di leher belakang. Mereka bukan peserta tawuran.
Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, menyebut kedua kelompok pemuda itu saling kenal.
"Kalau ketemu di luar, kayak tidak terjadi apa-apa; tapi kalau sudah di lokasi (tempat bentrok) dan ada bunyi petasan langsung semua saling serang," kata Syamsuardi, Selasa (23/9).
"Mereka tidak kenal waktu kalau tawuran. Mau malam, siang, subuh, hujan ataukah panas, kalau ada kode petasan langsung perang, baik itu anak-anak hingga dewasa," ujarnya.
Dalam kericuhan tawuran itu, sebuah mobil dan dua sepeda motor milik warga — yang juga tak terlibat tawuran — dibakar. "Motor katanya milik ojol," ujar Syamsuardi.
Polsek Tallo bersama Polrestabes Makassar kini menurunkan tim gabungan berisi 30 personel untuk berjaga 24 jam di lokasi. Hingga kini polisi belum menangkap pelaku bentrokan.
