3 WN Singapura Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, Evakuasi Mandiri ke Permukiman
·waktu baca 2 menit

Tiga pendaki yang merupakan warga negara Singapura berhasil melakukan evakuasi mandiri akibat erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5).
Identitas tiga WNA yang selamat di antaranya dua perempuan, yakni Ong Shilin Selene (37) dan Phoebe Lim (33), serta satu laki-laki, Toh Yu Ming Eugene (30).
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan bahwa informasi tersebut diketahui setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Menurutnya, laporan tersebut mengungkap adanya peristiwa erupsi yang berdampak pada para pendaki di kawasan Gunung Dukono.
"Jadi jumlah korban yaitu 20 orang, korban selamat sebanyak 15 orang, dua korban meninggal dunia, dan tiga orang lainnya turun sendiri atau telah melakukan evakuasi mandiri," ujarnya.
Ia menjelaskan, laporan dari kepala desa setempat menyebutkan bahwa di kawasan Gunung Dukono terdapat sejumlah pendaki yang mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi.
Menindaklanjuti insiden darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya secara resmi memohon bantuan SAR untuk proses evakuasi para korban.
"Tim Pos SAR Tobelo bergerak dan tiba di Posko Pengamatan Gunung Dukono, kemudian berkoordinasi dengan Kapolres serta Kalak BPBD Kabupaten Halmahera Utara," katanya.
Selanjutnya, Tim SAR berangkat menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) hingga batas maksimal jalur yang dapat dilalui kendaraan darat dengan waktu tempuh perjalanan sekitar enam jam.
