kumparan
News23 Mei 2020 13:30

30.900 Kendaraan Diputar Balik Selama 29 Hari Operasi Ketupat

Konten Redaksi kumparan
Larangan mudik tetap berlaku, polisi
Petugas kepolisian memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Selasa (19/5). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Polda Metro Jaya mencatat sejak Operasi Ketupat dimulai 24 April 2020 hingga hari ini, terdapat 30.900 kendaraan yang ingin keluar Jakarta. Ribuan kendaraan beserta penumpangnya ini pun diminta putar balik ke Jakarta.
ADVERTISEMENT
“Sampai hari ini hari ke-29, jumlah kendaraan yang diputar balik di 18 pos pengamanan terpadu. Selama sekitar 37 hari dalam rangka Operasi Ketupat 2020 ini, ada 30.900 kendaraan yang sudah kita putar balikkan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers, Sabtu (23/5).
Rinciannya, selama Operasi Ketupat 2020, sebanyak 14.116 kendaraan dicegat di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama dan 5.095 di GT Cikupa. Sementara 11.689 kendaraan dicegat di 16 titik pemeriksaan jalan arteri.
Pemeriksaan Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek
Petugas kepolisian memeriksa warga yang melintas di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020). Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
Yusri menjelaskan, selain kendaraan pribadi, pihaknya juga mengamankan travel-travel gelap yang masih nekat mengangkut pemudik keluar Jakarta. Ribuan travel gelap bersama penumpangnya yang dicegat di sejumlah titik jalan keluar Jakarta.
“Kemudian ada yang coba-coba travel gelap. Sampai hari ke 27 (21/5) kemarin ada 4.700 kendaraan kita putar balik dan tindak,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Yusri mengakui terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta saat mendekati hari Lebaran. Namun, dia memastikan personel di lapangan akan tegas menindak setiap orang yang keluar untuk mudik.
“Petugas sekarang tegas, apalagi mulai hari ini, kerja sudah tidak ada. Jadi tidak ada lagi yang beralasan kerja. Jadi siapa pun keluar Jakarta akan kita kembalikan semuanya,” tutup Yusri.
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan