30 Rumah di Gane Timur Tengah, Halmahera Selatan, Rusak Akibat Gempa

Gempa 7,2 magnitudo mengguncang Maluku Utara pada Minggu (14/7) pukul 18.10 WIT. Warga di sejumlah wilayah seperti Labuhan, Halmahera, dan Weda merasakan getaran yang kuat dari gempa tersebut. Warga berhamburan keluar rumah. Sejumlah rumah warga pun ada yang rusak akibat gempa.
Berdasarkan informasi dari relawan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), lokasi paling parah terdampak berada di Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ACT, sekitar 30 rumah hancur dan hanya sebagian warga yang masih beraktivitas di desa tersebut, selebihnya sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Lokasi Desa Bisui ini sangat jauh dari pusat kota. Untuk mencapai kepulauan Joronga, Desa Bisui berada dari Ternate harus ke Ibukota Halsel di Bacan selama 8 jam perjalanan laut via kapal atau 4-5 jam via speed boat.
Jika menggunakan pesawat dari Ternate ke Labuha 30-40 menit. Kemudian dari Pulau Bacan ke Kepulauan Joronga naik speed boat kurang lebih 4-5 jam.
Sebelumnya, BNPB merilis ada dua orang yang dilaporkan meninggal dunia.
“Korban meninggal ada 2 orang, atas nama Aisyah (51) dari desa Gane Luar. Kemudian Ibu Halimah ini belum diketahui umurnya, sama tinggalnya ada di Desa Gane Barat,” kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (15/7).
