31 Wisatawan Asal Surabaya yang Diserang OTK di Pantai Malang Positif Narkoba

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi. Foto: Polres Malang
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi. Foto: Polres Malang

Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus wisatawan asal Surabaya yang diserang oleh orang tak dikenal di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Dari 69 wisatawan tersebut, sebanyak 31 orang dinyatakan positif narkoba.

"Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika dengan rincian 21 orang positif ganja, 6 orang positif sabu, dan 4 orang positif keduanya," kata Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, kepada wartawan, Rabu (6/5).

Taat menyampaikan, pemeriksaan urine dilakukan sebagai upaya lanjutan pascakejadian penyerangan serta untuk memastikan kondisi seluruh rombongan yang terlibat.

Saat ini, 31 orang yang positif tersebut masih ditangani Satresnarkoba Polres Malang bersama BNN Kabupaten Malang.

"Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Sementara itu, 38 orang lainnya yang tidak terindikasi narkoba telah dipulangkan menggunakan bus dari BPBD Kota Surabaya.

"Penanganan akan kami lakukan sesuai prosedur, baik dari sisi hukum maupun aspek rehabilitasi bagi yang memenuhi kriteria," ujarnya.

Polisi Selidiki Pelaku Penyerangan

Terkait insiden pengeroyokan dan perusakan di Pantai Wediawu tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

"Kami tetap mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut," katanya.

Sebelumnya, rombongan wisatawan asal Surabaya diserang oleh sekelompok orang saat berwisata di Pantai Wediawu pada Selasa (5/5) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan sementara, enam mobil dirusak para pelaku. Selain itu, enam wisatawan mengalami luka-luka.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung.

Belum diketahui motif dari dugaan pengeroyokan tersebut. Begitu pula kelompok mana yang menyerang rombongan wisatawan itu.