kumparan
17 Oktober 2019 18:33

322 KK Mengungsi Akibat Kericuhan di Penajam Paser Utara

Kondisi pascaricuh di Penajam Paser Utara
Kondisi bangunan yang terbakar pascaricuh di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Foto: Dok. Istimewa
Sebanyak 322 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengungsi akibat kerusuhan yang terjadi pada Rabu (16/10). Mereka terpaksa mengungsi karena rumahnya terbakar oleh massa yang mengamuk.
ADVERTISEMENT
“Kebakaran ini berada di tiga rukun tetangga (RT). Untuk sementara warga dievakuasi ke tempat posko pengungsian. Ada juga ke rumah kerabatnya,” kata Camat Penajam, Pang Irwan, Kamis (17/10).
Irwan menyebutkan sedikitnya 158 rumah terbakar akibat rusuh. Selain rumah, ada juga kios dan satu bangunan sekolah yang terbakar.
Kondisi pascaricuh di Penajam Paser Utara
Kondisi bangunan yang terbakar pascaricuh di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Foto: Dok. Istimewa
Untuk saat ini, kata Irwan, pihak kecamatan sedang mendata pemilik rumah yang terbakar. Belum ada tindak lanjut rencana dari pemerintah daerah terkait korban kebakaran.
“Kita data dulu, nanti baru kita rapatkan harus seperti apa penanganan korban kebakaran ini,” kata Irwan.
Sementara itu BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mendirikan Posko Penanganan Dampak Konflik Sosial. Posko tersebut terdiri dari posko dapur umum, posko kesehatan, dan posko logistik. Posko pengungsian saat ini dipusatkan di Gedung PKK milik Pemkab PPU.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan