38 Siswa di Cianjur Diduga Keracunan, Dinkes Cek Dapur MBG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi keracunan makanan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keracunan makanan. Foto: Shutterstock

38 siswa MAN 1 Cianjur diduga mengalami keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, Senin (21/4). Masih ditelusuri apakah mereka terdampak usai menyantap panganan Makan Bergizi Gratis (MBG) atau bukan.

"28 siswa mendapatkan penanganan dan perawatan medis di RSUD Sayang Cianjur, 10 siswa di RS Bhayangkara," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Frida Laida Yahya, Senin malam (22/4).

RSUD Sayang Cianjur, Senin malam (21/4/2025), saat kedatangan para siswa yang keracunan makanan. Dok: kumparan

Frida mengatakan telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan awal dengan mendatangi RS dan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur.

"Kami belum bisa memastikan belasan siswa tersebut keracunan MBG atau karena memakan makanan lain, sehingga harus memeriksa terlebih dulu. Saat ini tim sudah diturunkan ke dua lokasi, RS dan dapur MGB," kata Frida.

Frida menjelaskan, awalnya ada belasan siswa yang mengalami gejala keracunan, pukul 17.00 WIB, dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat.

Frida menambahkan, pihaknya telah memerintahkan petugas untuk mengambil sampel muntahan dari para korban dan makanan yang sempat dikonsumsi para siswa.