4.200 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Paskah di Jateng: Gegana hingga K9
·waktu baca 2 menit

Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan paskah di Jawa Tengah. Ada 405 gereja yang menjadi titik pengamanan yang tersebar di berbagai daerah.
"Ada sebanyak 4.206 personel gabungan yang diturunkan. 2.452 dari Polri, 626 dari TNI dan 1.118 orang unsur pengamanan lainnya (internal)," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Kamis (6/4).
Ia menyebut, dalam perayaan Paskah 2023 kali ini, total jemaat yang hadir di seluruh Jateng diperkirakan mencapai 72.543. Sehingga pengamanan perlu dimaksimalkan.
"Pengamanan akan dilakukan secara maksimal dengan memberdayakan semua potensi dari unsur aparat, gereja, serta masyarakat untuk membantu agar pengamanan Paskah berjalan maksimal," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, meski bersamaan dengan ibadah Ramadhan, pola pengamanan tidak ada yang berubah. Setiap satuan wilayah diperintahkan untuk tidak lengah, sehingga potensi kerawanan dapat dicegah.
"Menyesuaikan karakteristik dan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah. Di beberapa tempat ibadah yang jumlah jemaahnya besar akan dilakukan pengamanan 24 jam," jelas dia.
Polisi juga akan melakukan sterilisasi gereja secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan yang membahayakan.
"Di sejumlah gereja besar dan Katedral, sterilisasi dilakukan oleh Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Satuan Brimob dan Unit K-9 (anjing pelacak)," kata Iqbal.
"Pengamanan yang dilakukan merupakan representasi negara hadir guna mengamankan secara maksimal rangkaian kegiatan ibadah," pungkasnya.
