4 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal Dunia di Tanah Suci
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 4 orang jemaah haji Indonesia asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninggal dunia.
"Untuk Jogja, sampai hari ini dan semoga tidak tambah lagi, yang meninggal dunia di Arab Saudi itu ada 4 orang. 1 dari Bantul, 3 dari Sleman," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag DIY, Aidi Johansyah, Senin (3/7).
Aidi mengatakan keempat jemaah haji ini meninggal karena sakit. 3 jemaah meninggal di Makkah dan 1 jemaah di Mina. "Paling muda 58 tahun usianya, yang lain di atas 60 tahun semua," ujarnya.
1 jemaah haji yang meninggal di Mina atas nama Ngadijanto Guno Wijardjo (75) asal Godean, Sleman. Jenazah para jemaah haji kemudian dimakamkan.
"Dimakamkan di Sharae," kata Aidi.
Sementara itu, soal jemaah terlantar, Aidi mengatakan jemaah yang sempat terlantar di Muzdalifah adalah sebagian jemaah haji dari kloter 46 dan 52.
"Dari kloter 46 itu ada tapi tidak semua paling hanya beberapa. Kemudian 52 itu ada. Alhamdulilah, itu sudah terkondisi, sudah terangkut semua waktu itu di Muzdalifah sekitar jam 1 sudah bisa dievakuasi diantar ke Mina. Dan sekarang posisi jamaah sudah selesai untuk pelaksanaan rangkaian ibadah haji kecuali mungkin ada beberapa yang masih melaksanakan tawaf ifadah," ujarnya.
