4 Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel ke Lebanon
·waktu baca 2 menit

Empat orang tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon timur dan selatan pada hari Kamis (23/10). Hal tersebut dikonfirmasi Kementerian Kesehatan Lebanon. Sementara, militer Israel mengatakan serangannya menarget Hizbullah.
Dikutip dari AFP, kementerian tersebut melaporkan bahwa serangan di daerah pegunungan di timur mengakibatkan korban tewas awal dua orang.
Kementerian kemudian menyatakan bahwa dua orang lainnya tewas dalam serangan terpisah di selatan sekitar Nabatieh. Selaras, Kantor Berita Nasional (NNA) melaporkan seorang wanita lanjut usia termasuk di antara korban tewas.
NNA sebelumnya mengatakan bahwa "pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan dahsyat di pegunungan timur" di wilayah Bekaa dekat perbatasan dengan Suriah.
NNA juga melaporkan bahwa dua serangan Israel menargetkan pegunungan Hermel di timur laut negara itu.
Sementara itu, militer Israel mengatakan telah menyerang lokasi-lokasi Hizbullah di Lebanon timur dan utara, termasuk sebuah kamp militer dan sebuah lokasi produksi rudal presisi di lembah Bekaa.
Militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "menyerang beberapa target teroris" di Bekaa, termasuk sebuah kamp yang digunakan untuk melatih militan Hizbullah.
Kemudian, militer juga mengumumkan telah menyerang sebuah fasilitas penyimpanan senjata Hizbullah di wilayah Nabatieh.
Israel telah berulang kali mengebom Lebanon meskipun ada gencatan senjata pada bulan November, yang mengakhiri lebih dari setahun permusuhan dengan kelompok militan Hizbullah yang berpuncak pada perang terbuka selama dua bulan.
Sebagai bagian dari kesepakatan itu, pasukan Israel harus mundur dari Lebanon selatan dan Hizbullah harus membubarkan pasukannya di wilayah tersebut.
