4 Pelaku Tambahan Terkait Pencurian Perhiasan Museum Louvre Ditangkap
·waktu baca 2 menit

Otoritas Paris menangkap 4 pelaku tambahan terkait pencurian koleksi perhiasan Museum Louvre yang menghebohkan pada Oktober lalu.
Jaksa penuntut Laure Beccuau mengatakan, dua laki-laki dan dua perempuan ditahan. Mereka berasal dari wilayah Paris dan berusia antara 31 hingga 40 tahun.
Meski demikian, Beccuau tidak menyebut peran keempat tersebut dalam pencurian koleksi perhiasan pada 19 Oktober lalu. Polisi akan menahan mereka untuk diinterogasi selama 96 jam.
Dikutip dari AP, Rabu (26/11), media Prancis melaporkan salah satu dari pelaku yang ditangkap diyakini merupakan anggota keempat kelompok pencuri yang melakukan aksi nekatnya di siang bolong.
Tiga tersangka lain yang dikenal sebagai tim "komando" telah ditangkap dan menghadapi dakwaan awal pencurian oleh kelompok terorganisir dan konspirasi kriminal. DNA mereka ditemukan di TKP atau pada barang yang terkait dengan pencurian.
Perhiasan yang dicuri hingga saat ini belum ditemukan. Perhiasan yang dicuri di antaranya kalung berlian dan zamrud yang diberikan Napoleon kepada Permaisuri Marie-Louise dan tiara mutiara dan berlian milik Permaisuri Eugenie.
Para pencuri hanya butuh waktu kurang dari 8 menit untuk masuk ke museum menggunakan lift barang dan mencuri perhiasan. Rekaman dari CCTV museum menunjukkan dua orang membobol Galeri Apollo, memotong etalase perhiasan menggunakan pemotong cakram, membawa perhiasan itu, kemudian kabur bersama dua orang lainnya yang membawa skuter.
