400 Personel Komcad di NTT Siap Digerakkan Bantu Korban Bencana Gempa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Doorstop Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema seusai upacara pembukaan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) gelombang ke-2 di Jakarta Timur, Senin (24/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Doorstop Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema seusai upacara pembukaan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) gelombang ke-2 di Jakarta Timur, Senin (24/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebut sekitar 300-400 personel Komponen Cadangan (Komcad) yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) siap dikerahkan untuk membantu penanganan korban bencana gempa bumi.

Personel tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Sumba, Alor, dan Flores.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Letjen TNI Gabriel Lema, usai upacara pembukaan Pendidikan Komcad Kementerian dan Lembaga Gelombang ke-2 di Jakarta Timur, Senin (24/8).

Ia mengatakan personel Komcad di wilayah NTT telah terlibat dalam penanganan bencana dengan berada langsung di lokasi. Pengerahan tersebut dilakukan di bawah kendali pemerintah daerah setempat.

Petugas menggunakan ekskavator untuk membersihkan jalan Trans Flores dari tanah longsoran tebing akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di Desa Bray, Ende Utara, Kabupaten Ende, NTT, Sabtu (22/8/2026). Foto: Johanes Viandinando/ANTARA FOTO

“Kemarin Komcad di lingkungan Provinsi NTT bahkan di Flores, itu hadir secara langsung tentunya mereka dalam kendali pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Menurut Gabriel, saat ini terdapat sekitar 300-400 personel Komcad yang berada di sejumlah wilayah NTT dan siap membantu penanganan bencana.

“NTT kurang lebih sekitar 300-400 Komponen Cadangan itu sudah siap baik di Sumba, Alor kemudian Flores,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, personel tersebut dapat digerakkan melalui koordinasi dengan institusi TNI yang berada di wilayah NTT.

Suasana Upacara Pembukaan Pendidikan Komcad (Komite Cadangan) Kementerian dan Lembaga Gelombang ke-2 di Jakarta Timur, Senin (24/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

“Semua Komcad sudah tersiapkan dengan baik sudah siap digerakkan oleh instrumen atau institusi TNI baik darat laut yang berada di wilayah NTT,” katanya.

Sebagai informasi, Kemhan juga tengah menjalankan pendidikan Komcad Gelombang ke-2 bagi 2.065 peserta yang berasal dari 50 kementerian/lembaga. Berdasarkan data Biro Humas Kemhan, pendidikan tersebut berlangsung selama 1,5 bulan dan dijadwalkan selesai pada 8 Oktober 2026.

Peserta gelombang kedua tersebut terdiri dari 1.317 putra dan 748 putri. Setelah menyelesaikan pendidikan, para peserta akan menjadi bagian dari Komcad yang dapat diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan pertahanan negara sesuai kebutuhan yang ada.