400 Ribu Wisatawan Akan Sesaki Yogya saat Liburan, Malioboro Jadi Favorit

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (28/3). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (28/3). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

400 ribu wisatawan diprediksi akan ke Yogyakarta selama libur sekolah 23 Juni sampai 12 Juli 2025. Mereka adalah rombongan study tour yang kemungkinan datang dengan bus-bus besar.

"Sudah kita lihat, sekarang sudah banyak yang masuk," kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta, Sri Arika Wahyuningsih, di Balai Kota Yogya, Rabu (25/6).

Berdasarkan pengalaman wisata rombongan pelajar jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan rombongan wisata keluarga.

"Pergerakan wisatawan selama libur sekolah diperkirakan antara 400-500 ribu (orang)," ujarnya.

Suasana kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Senin (9/6/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sementara itu, sepanjang Januari-Mei 2025 sudah ada 4,3 juta wisatawan ke Yogya. Mereka rata-rata lama tinggal atau length of stay (LOS) 1,77 hari dengan rata-rata belanja Rp 2,5 juta.

Sejumlah destinasi wisata di Kota Yogyakarta yang kerap dikunjungi seperti kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg, Tamansari, Kotagede, hingga Masjid Mataram.

Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kepala Bidang Daya Tarik Wisata (Dispar) Kota Yogyakarta, Yurnelis Piliang, menambahkan larangan study tour di Jawa Barat diprediksi tak akan berdampak besar bagi kunjungan ke Yogya.

Banyak daerah lain yang selama ini kunjungannya signifikan ke Yogya seperti dari Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Pengelola destinasi harus meningkatkan atraksinya. Kami juga menyelenggarakan beberapa event selama libur sekolah Mudah-mudahan tidak ada penurunan dan malah meningkat. Tetap harus optimistis," jelas Yurnelis.

Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan