43 Karyawan Pabrik Garmen di Bandung Dibawa ke RS, Diduga Keracunan Makanan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi keracunan makanan. Foto: Getty Images/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keracunan makanan. Foto: Getty Images/kumparan

Sebanyak 43 orang karyawan PT Daese Garmin, Bandung, dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan makanan yang disajikan oleh perusahaan. Dari jumlah itu, menurut Kapolsek Batununggal, Iptu Sonny Riyaldi, ada empat orang yang sudah diperbolehkan pulang.

"Tadi sebagian sudah pulang. Ada empat orang," kata Sonny saat dihubungi, Jumat (21/7).

Sonny menjelaskan, makanan yang disajikan kepada para karyawan untuk makan siang itu terdiri dari nasi putih, telur, dan sayur tauge. Untuk menyediakan makan siang, pihak perusahaan melibatkan pihak ketiga.

Setelah mengonsumsi makan siang, sekitar pukul 15.30 WIB, para karyawan mengalami gejala keracunan seperti pusing hingga sakit perut. Mereka lalu dilarikan ke RS Pindad untuk mendapatkan penanganan.

Suasana di RS Pindad, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"Kondisi pasien saat ini, tadi saya tanyakan, pusing kepala sama sakit perut, mau pingsan," jelas Sonny.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu korban yang tak mau disebutkan identitasnya. Ia mengaku merasa pusing setelah makan makanan yang disajikan perusahaan saat jam kerja.

"Makan nasi telur. Pusing. [Tapi] sudah [boleh pulang oleh dokter]," ucapnya sambil berjalan limbung meninggalkan rumah sakit.