45 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di Tahun Ajaran 2025/2026

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri PU Dody Hanggodo dalam Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Dukungan Program Makan Bergizi Gratis, Sabtu (22/3/2025).  Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri PU Dody Hanggodo dalam Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Dukungan Program Makan Bergizi Gratis, Sabtu (22/3/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap Kementerian PU berkomitmen untuk mendukung infrastruktur Sekolah Rakyat yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto. Untuk saat ini jumlah Sekolah Rakyat yang siap beroperasi sudah mencapai 45 sekolah.

Total, saat ini sudah ada 53 Sekolah Rakyat yang siap dibangun. Sementara itu untuk 45 Sekolah Rakyat yang siap beroperasi, operasionalnya sudah bisa dimulai di tahun ajaran baru 2025. Dalam mendukung infrastruktur, Dody mengungkap akan mendukung infrastruktur yang akan didukung adalah infrastruktur dasar.

“Seperti gedung sekolah, asrama, sanitasi, dan fasilitas pendukung pembelajaran lainnya akan tersedia secara memadai. Ini penting agar anak-anak Indonesia, khususnya dari kalangan miskin ekstrem, memiliki akses terhadap pendidikan berkualitas,” kata Dody dalam keterangan tertulis Rabu (9/4).

Mensos Gus Ipul saat memimpin rapat pimpinan pembahasan Sekolah Rakyat secara daring pada Jumat (28/3/2025) sore. Foto: Dok. Istimewa

Untuk komitmen dukungan ini, Dody juga sudah menemui Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk rapat koordinasi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (9/4).

"Kami sangat mengapresiasi langkah Kementerian PU dalam memberikan dukungan infrastruktur secara nyata. Tahap pertama, sudah ada 45 sekolah yang siap beroperasi tahun ajaran baru nanti, dan kami optimis delapan sekolah sisanya akan segera menyusul," kata Saifullah.

Suasana saat keluar gerbang dari Pusat Pendidikan, Pelatihan, Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kementerian Sosial RI di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Foto: Abid Raihan/kumparan

Nantinya, Sekolah Rakyat akan memiliki format berasrama atau boarding school. Program ini akan menyasar anak-anak dari keluarga dengan kategori miskin ekstrem hingga miskin untuk diberi keterampilan dan daya saing.

Untuk anggaran, anggaran pembangunan Sekolah Rakyat menggunakan pagu dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pembangunan infrastruktur dasar didukung oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis yang merupakan Direktorat Jenderal baru di Kementerian PU, yang fokus pada pembangunan infrastruktur bidang pendidikan.

Reporter: Argya Maheswara