47.384 Jemaah Haji RI Masuk Kategori Lansia, 8 Orang Usianya di Atas 100 Tahun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas membantu mendorong kursi roda yang dinaiki seorang calon haji Indonesia kloter JKG 01 dari Madinah sesampainya di Hotel Al Ghader, Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas membantu mendorong kursi roda yang dinaiki seorang calon haji Indonesia kloter JKG 01 dari Madinah sesampainya di Hotel Al Ghader, Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) menunjukkan ada 47.384 jemaah haji Indonesia yang masuk kategori lansia pada musim haji 2025.

Rinciannya jemaah usia 65-70 tahun ada 26.408 orang, usia 71-79 tahun sejumlah 14.599 orang, usia 80-89 tahun ada 5.958 jemaah, usia 90-99 tahun sebanyak 411 orang dan di atas 100 tahun sebanyak delapan orang.

Mbah Sumbuk, jemaah tertua dari Indonesia berusia 109 tahun tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Minggu (18/5/2025) Foto: Dok. Media Center Haji

Sementara jemaah disabilitas berjumlah 513 yang terdiri dari laki-laki 245 orang dan perempuan 268 orang. Jumlah lansia dan disabilitas tersebut yang tercatat di Siskohat dan belum semuanya tiba di Arab Saudi.

Kabid Layanan Lansia PPIH Arab Saudi, Suviyanto, mengungkapkan jumlah petugas haji untuk lansia dan disabilitas ada 183 orang yang tersebar di daerah kerja Makkah, Madinah, dan Bandara.

“Perlu kami sampaikan pula bahwa rasio bagi jemaah dan petugas itu sebanyak 259 orang. Jadi memang cukup tidak berimbang antara petugas dan jemaah yang dilayani ini,” ujar Suviyanto.

Suviyanto mengatakan, sejumlah tantangan yang dihadapi jemaah lansia dalam melaksanakan ibadah di Makkah antara lain kemampuan fisik dan bahasa. Ia memastikan pihaknya akan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.

“Banyaknya lansia yang butuh penanganan lebih ekstra yaitu terhadap kebutuhan fisiknya yaitu memandikan atau mengganti popoknya atau memberikan makanan,” tutur Suviyanto.