495 Ruas Jalan Rusak Akibat Banjir Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2). Foto: ANTARA FOTO/Winda Wahyu Fariansih
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa (25/2). Foto: ANTARA FOTO/Winda Wahyu Fariansih

Banjir Jakarta membuat sejumlah fasilitas umum rusak dan ribuan rumah terendam. Salah satu yang terdampak banjir adalah ruas jalan di Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, menyebut setidaknya ada 495 ruas jalan yang rusak. Ditemukan sekitar 3.290 titik lubang dari jalanan yang rusak.

Pihaknya mencatat, di Jakarta Utara sebanyak 61 jalan rusak dengan jumlah lubang sebanyak 457 titik. Sementara di Jakarta Selatan ada 100 ruas jalan yang rusak dengan lubang sebanyak 534 titik.

Petugas menangani aspal yang terkelupas dan dinding jalan yang roboh pasca banjir, di Jalan Kayu Putih Timur, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta. Foto: Instagram/@binamargaDKI

"Sedangkan jalan di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan masih terus dikerjakan," ujar Hari saat dikonfirmasi, Jumat (27/2).

Jalan-jalan di Jakarta Pusat juga tak luput kerusakan. Tercatat ada 119 jalan rusak dengan jumlah 471 lubang. Begitu juga di Jakarta Barat ada 178 jalan rusak dengan titik lubang sebanyak 1.525. Terakhir, di Jakarta Timur ada 37 ruas jalan rusak dengan 303 titik lubang.

Kondisi banjir yang merendam Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (25/2). Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

"Untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat sebagian besar sudah ditindaklanjuti," kata dia.

Hari memastikan seluruh ruas jalan yang rusak akibat banjir sudah dalam penanganan Dinas Bina Marga. Pihaknya memperbaiki jalan-jalan yang rusak dengan menggunakan sistem tambal sulam untuk penanganan darurat.

Suasana banjir di Mampang Prapatan, Jakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Semua langsung kita perbaiki dengan cold mix. Bahkan, kami juga lakukan perbaikan pada jalan yang mengalami sedikit cekungan," jelasnya.

Meski begitu, ia menyebut penanganan ini sifatnya hanya sementara untuk meminimalisir kecelakaan di ruas jalan yang rusak.

"Perbaikan jalan juga dilalukan berbarengan dengan penataan trotoar," tutupnya.