news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

5 Anggota Geng Motor Pelaku Utama Pengroyokan Jukir Bandung Ditangkap di Garut

18 Maret 2025 15:39 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah anggota geng motor yang terlibat pengeroyokan jukir di minimarket Cimaung, Kabupaten Bandung, ditangkap setelah coba kabur ke Garut. Foto: Robby Bouceu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah anggota geng motor yang terlibat pengeroyokan jukir di minimarket Cimaung, Kabupaten Bandung, ditangkap setelah coba kabur ke Garut. Foto: Robby Bouceu/kumparan
ADVERTISEMENT
Polisi mendalami kasus pengeroyokan yang dilakukan geng motor terhadap juru parkir (jukir) berinisial RS (24) hingga tewas. Terbaru, polisi telah menangkap para pelaku, termasuk lima orang yang disebut sebagai pelaku utama.
ADVERTISEMENT
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan lima orang ini turut serta dalam penganiayaan terhadap korban di dalam minimarket kawasan Cimaung, Kabupaten Bandung. Mereka sempat kabur ke daerah Garut, Jawa Barat, setelah peristiwa terjadi.
Namun, seiring dengan dilakukannya pencarian mereka berhasil ditangkap pada Senin malam (17/3). Bersama lima pelaku utama itu, turut diamankan juga sejumlah orang lainnya.
“Tadi malam tim mengamankan 10 orang di Garut. Dari 10 orang ini, pelaku utama berhasil diamankan sekitar lima orang kemudian ada beberapa pelaku lain,” kata Aldi saat ditemui awak media di Polresta Bandung, Selasa (18/3).
Kapolresta Bandung Kobes Aldi Subartono memberi keterangan tentang kasus jukir tewas dikeroyok geng motor di minimarket, Selasa (18/3/2025). Foto: Robby Bouceu/kumparan
Aldi menjelaskan, alasan turut ditangkapnya orang-orang di luar lima pelaku utama ini, adalah karena mereka diduga merintangi proses penyidikan yang sedang berlangsung.
ADVERTISEMENT
"Karena hasil pemeriksaan sementara, ini ikut memfasilitasi para pelaku melarikan diri. Jadi saat ini Polresta Bandung sedang mendalami perkara ini," ujarnya.
Sebelumnya, polisi telah mengungkap motif sementara kasus penganiayaan berujung meninggalnya RS. Aldi menyebut, itu lantaran adanya unsur ketersinggungan.
“Motif sementara, hanya ketersinggungan para pelaku ini pada korban, terjadi semacam ejekan. Jadi akhirnya para pelaku mengejar korban hingga menganiaya dan korban meninggal dunia,” katanya.