News
·
20 Agustus 2020 6:40

5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021 (268306)
searchPerbesar
Ilustrasi Gempa. Foto: Indra Fauzi/kumparan
Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Rabu (19/8) kemarin. Mulai dari rentetan gempa Bengkulu hingga Jokowi sebut pemberian vaksin corona akan dimulai pada Januari 2021.
ADVERTISEMENT
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari sebelumnya, kumparan merangkum lima berita populer di antaranya. Apa saja?
Rentetan Gempa Guncang Bengkulu
Dua gempa berkekuatan besar mengguncang Bengkulu pada Rabu (19/8) pagi. Dua gempa tersebut berkekuatan 6,6 magnitudo dan 6,7 magnitudo.
Kekuatan gempa tersebut telah dimutakhirkan, sebelumnya gempa 6,6 M tercatat sebagai gempa 6,9 M, sementara gempa 6,7 M tercatat sebagai gempa 6,8 M.
Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam penjelasannya, Rabu (19/8), gempa ini adalah gempa “doublet”, yaitu gempa yang kekuatannya hampir sama dalam waktu dan lokasi yang berdekatan.
BPOM Sebut Kekurangan Uji Klinis Obat Corona Unair
5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021 (268307)
searchPerbesar
Kombinasi obat corona temuan UNAIR hasil kerja sama dengan beberapa institusi pemerintah. Foto: Youtube/@BNPB
Pada Rabu (19/8) KSAD Jenderal Andika Perkasa menyerahkan hasil uji klinis 3 obat corona yang diteliti Universitas Airlangga (Unair) ke BPOM. Andika didampingi oleh Wakapolri Irjen Gatot Eddy.
ADVERTISEMENT
Keduanya pun diterima oleh jajaran pejabat BPOM. Usai pertemuan, Kepala BPOM Penny Lukito menggelar konferensi pers secara virtual.
Ia pun menjelaskan, pendampingan terkait penelitian obat Unair ini sudah dilakukan sejak sebelum uji klinis.
"Dikaitkan uji klinik obat kombinasi yang dilakukan tim Unair dalam inspeksi yang kami lakukan per 28 Juli 2020 kami temukan beberapa gap. Temuan yang sifatnya critical, major, dan minor," kata Penny, Rabu (19/8).
Anies Bakal Pasang Alat Penyemprot Air di Underpass
5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021 (268308)
searchPerbesar
Beberapa pengendara motor berteduh dan menggunakan jas hujan di bawah jalan layang saat hujan deras. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Jakarta bersiap memasuki musim hujan di penghujung tahun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun merancang sejumlah antisipasi.
Salah satunya, dengan memasang alat penyemprot air di bawah underpass hingga JPO. Sehingga tak ada pemotor yang menjadikan underpass atau JPO sebagai tempat berteduh saat hujan.
ADVERTISEMENT
"Jadi ada semprotan air. Ini yang soal alat semprot itu pastikan musim hujan ya semua juga ya. Yang lainnya, JPO-JPO kita itu," kata Anies dalam Rapim Simpang Tak Sebidang, dikutip Youtube Pemprov DKI, Rabu (19/8).
Dubes Palestina Hadiri Deklarasi KAMI
5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021 (268309)
searchPerbesar
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (tengah) pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Foto: Youtube/Realita TV
Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun datang di deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
Kehadiran Dubes Palestina mengundang perdebatan. Sebab, deklarator KAMI merupakan tokoh-tokoh yang kritis terhadap pemerintah.
Terkait kontroversi tersebut, Kedubes Palestina di Jakarta angkat bicara. Mereka menyatakan, Dubes Zuhair datang atas undangan Din Syamsuddin yang merupakan Ketua Persatuan Persahabatan Indonesia-Palestina.
"Kami ingin menegaskan bahwa partisipasi kami berdasarkan pemahaman acara tersebut adalah acara peringatan hari kemerdekaan RI bukan yang lainnya," ucap keterangan Kedubes Palestina kepada kumparan.
ADVERTISEMENT
Jokowi: Januari Mulai Vaksinasi
5 Berita Populer: Gempa di Bengkulu hingga Vaksinasi di Januari 2021 (268310)
searchPerbesar
Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau fasilitas produksi dan pengemasan Vaksin COVID-19 di PT Bio Farma (Persero) Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8). Foto: Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi sesumbar menyebut, situasi saat ini akan kembali normal seperti sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Jokowi menilai kondisi normal akan kembali saat vaksin corona sudah ditemukan.
Menurut dia, pemberian vaksin corona akan dimulai pada Januari 2021. Hal itu diungkapkan Jokowi di hadapan para pedagang yang menerima Bantuan Modal Kerja di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta.
"Ini pasti ada akhirnya kok. Tinggal vaksin sudah ketemu, perkiraan nanti kira-kira bulan Januari sudah mulai vaksinasi nanti, itulah namanya kita akan kembali situasi sebelum pandemi," kata Jokowi, Rabu (19/8).
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.