News
·
15 September 2021 6:13
·
waktu baca 3 menit

5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR (38850)
searchPerbesar
Ilustrasi G20. Foto: Shutter Stock
Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Selasa (14/9). Mulai dari Indonesia yang akan memegang presidensi di G20 hingga Krisdayanti yang bongkar gajinya sebagai anggota DPR
ADVERTISEMENT
Berikut rangkuman kumparan terkait lima berita populer. Apa saja?

Indonesia Pimpin G20

Menlu Retno Marsudi memberikan pengumuman terkait presidensi Indonesia pada G20. Retno mengatakan, terhitung 1 Desember hingga 30 November 2022 RI resmi memimpin organisasi berisi 20 negara ekonomi terbesar di dunia.
Presidensi Indonesia ini akan menjadi yang pertama sejak G20 pertama kali dibentuk. G20 merupakan perkumpulan antara 19 negara dengan kekuatan ekonomi besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa sebagai entitas ke 20-nya.

Respons Densus 88 atas Pernyataan Kemlu Jepang soal Ada Potensi Serangan di Indonesia

5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR (38851)
searchPerbesar
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berusaha masuk ke dalam rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah. Foto: ANTARA FOTO/Ariesanto
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang mengeluarkan peringatan akan adanya potensi serangan terkait bom bunuh diri, di Indonesia dan 5 negara di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
Kabar yang disampaikan melalui media luar negeri yakni Associated Press, Senin (13/9) kemarin tersebut akhirnya mendapat respons dari Densus 88. Melaui Kabagops Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar, satuannya akan mendalami lebih lanjut terkait informasi tersebut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

KPK Akui Hendak Salurkan Pegawai Tak Lulus TWK ke BUMN

5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR (38852)
searchPerbesar
Konferensi pers KPK terkait penetapan 2 tersangka di kasus pengaturan barang kena cukai di wilayah Kabupaten Bintan 2016-2018. Foto: Dok. Istimewa
KPK membenarkan kabar seputar pegawai yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) akan dialihkan ke BUMN. Melalui Sekjen KPK Cahya H. Hareffa, pengalihan ke BUMN tersebut merupakan permintaan dari pegawai yang tak lulus TWK tersebut.
Menurut Cahya upaya tersebut merupakan sebuah solusi yang positif. Oleh karena itu, ia meminta pihak lain memaknainya sebagai hal yang positif juga. Sebelumnya ia juga mengatakan bahwa upaya tersebut sesuai dengan program lama KPK yaitu menempatkan insan antikorupsi di berbagai instansi dan lembaga.
ADVERTISEMENT

Pengakuan Penjual Petasan Sobekan Al-Quran

5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR (38853)
searchPerbesar
Warga di Ciledug menunjukkan bekas petasan yang diduga menggunakan bahan sobekan Al-Quran. Foto: Dok. Istimewa
Petasan yang diduga menggunakan bahan dari kertas sobekan Al-Quran viral di media sosial ternyata dijual di sebuah toko sayur dan kebutuhan bahan pokok di daerah Tangerang Selatan.
Setelah ditemui, pemilik toko itu mengaku bahwa dirinya tidak tahu bahwa petasan yang dia jual itu berbahan sobekan dari Al-Quran. Ia juga menambahkan bahwa petasan adalah komoditi tambahan yang diperjualbelikan di tokonya yang menurut pengakuannya dibeli dari penjual petasan yang sekali dua kali lewati tokonya.

Krisdayanti Bongkar Gaji Jadi Anggota DPR

5 Berita Populer: Indonesia Pimpin G20; Krisdayanti Bongkar Gaji Anggota DPR (38854)
searchPerbesar
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 yang juga artis Krisdayanti melambaikan tangan usai pelantikan di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Krisdayanti membeberkan jumlah uang yang dia terima sebagai gaji ketika sudah menjadi anggota DPR. Ia mengungkapkannya saat menjadi bintang tamu pada sebuah video dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored.
ADVERTISEMENT
KD, panggilan bekennya, membeberkan bahwa dirinya menerima Rp 16 juta dalam sebulan hanya dari gaji pokok. Jumlah tersebut pun ditambah dengan Rp 59 juta sebagai bentuk tunjangan. Dalam hitungan per tahun sendiri KD juga mendapat uang sebesar Rp 450 juta sebagai uang dana aspirasi dan Rp 140 juta sebagai uang kunjungan dapil.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020