5 Berita Populer: Kapolri Ungkap Motif Sambo; Proyek MRT Fase II Capai Rp 26 T

25 Agustus 2022 7:00
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Berbagai peristiwa penting dan menarik terjadi sepanjang Rabu (24/8). Mulai dari Kapolri ungkap motif Sambo membunuh Yosua hingga biaya proyek MRT fase II membengkak jadi Rp 26 triliun.
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan isu kemarin, kumparan telah merangkumnya dalam berita populer berikut.

Kapolri Ungkap Motif Sambo: Kesusilaan, Antara Pelecehan atau Perselingkuhan

Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo usai memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo usai memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkap motif dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua di tangan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Sigit menyebut pembunuhan terjadi karena peristiwa terkait kesusilaan yang dialami istrinya, Putri Candrawathi.
"Jadi mungkin ini juga untuk menjawab bahwa isunya antara pelecehan ataupun perselingkuhan, ini sedang kami dalami," kata Sigit dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (24/8).

Komisi III Adu Mulut saat Bahas Diagram 303

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo pada Rabu (24/8) diwarnai keributan. Adu mulut antaranggota DPR itu terjadi saat Dipo Nusantara membacakan diagram Konsorsium 303 yang viral di medsos. Konsorsium itu mencantumkan sejumlah anggota Polri.
Pernyataan Dipo diinterupsi oleh pimpinan sidang Ahmad Sahroni dan Ketua Komisi III Adies Kadir, sebab dinilai ikut menyebarkan hoaks. Kemudian, Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal juga interupsi, namun ditolak oleh Adies. Keduanya adu mulut soal siapa yang berhak bicara.

Kapolri: Sambo Ajukan Pengunduran Diri dari Kepolisian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Irjen Sambo telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota kepolisian. Hal itu disampaikan usai rapat dengar pendapat (RDP) Kapolri bersama Komisi III DPR RI.
Namun, Sigit mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan terlebih dahulu, apakah nantinya dapat diproses atau tidak.

Eko Patrio Terjebak di Lift yang Anjlok dari Lantai 18 ke 5

Eko Patrio Foto: Munady Widjaja
zoom-in-whitePerbesar
Eko Patrio Foto: Munady Widjaja
Pelawak Eko Patrio membagikan pengalaman terjebak di dalam lift yang anjlok dari lantai 18 langsung ke lantai 5. Momen tersebut ia bagikan melalui unggahan video di Instagram pribadinya.
Dalam video itu, Eko tampak terjebak di dalam lift apartemen seorang diri. Meski merasa panik, dia berusaha menenangkan diri sambil menunggu petugas datang.

Proyek MRT Fase II Bengkak Jadi Rp 26 Triliun

Pekerja menyelesaikan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja menyelesaikan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Biaya proyek MRT fase II yang dibangun dari Bundaran HI hingga Kota membengkak dari sebelumnya Rp 22,5 triliun menjadi Rp 26 triliun. Melambungnya modal untuk proyek ini karena terkendala sejumlah hal.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut penyebab pertama adalah akibat kompleksitas konstruksi. Penyebab lainnya adalah kondisi lahan yang tidak stabil dan masuk kawasan wisata Kota Tua.