5 Berita Populer: Kecelakaan Maut di Balikpapan; Rachel Vennya Kembali Dihujat
·waktu baca 4 menit

Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Jumat (21/1). Mulai dari kecelakaan beruntun di Balikpapan yang melibatkan truk tronton hingga Rachel Vennya yang kembali dihujat.
Bagi Anda yang tidak sempat mengikuti perkembangan informasi kemarin, berikut kumparan telah merangkumnya.
Kecelakaan Beruntun di Balikpapan, Tabrak Belasan Kendaraan, 4 Orang Tewas 1 Kritis
Tabrakan beruntun terjadi di turunan simpang traffic light Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1) pagi. Tabrakan oleh truk tronton tersebut menewaskan 4 orang dan 1 orang kritis.
Mulanya, truk tronton berwarna merah yang bermuatan kontainer melaju dari arah jalan Soekarno Hatta dengan kecepatan tak normal. Dari rekaman pantauan CCTV yang tersebar di media sosial, truk tersebut menabrak sejumlah pengendara mobil dan motor di depannya yang sedang berhenti di lampu merah.
Polisi berhasil mengamankan Muhammad Ali, sopir truk tronton untuk dimintai keterangan. Ali mengatakan, saat itu dia ingin membawa muatan kapur ke kawasan Kampung Baru Kalimantan Barat.
“Terus lewat situ dan sudah ganti, tapi ternyata rem blong,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (12/1). Setelah itu, Ali mengatakan, truk tak terkendali dan akhirnya menabrak. Setidaknya, 10 kendaraan tertabrak truk tronton tersebut. 4 sepeda motor, 2 mobil pribadi, 2 angkot, 2 pikap, da 21 orang mengalami luka berat dan ringan.
Diduga lakukan Endorsement di Medsos, Rachel Vennya kembali Dihujat
Rachel Vennya sempat menghilang dari media sosial lantaran tersandung kasus kabur karantina. Ia juga tak melakukan endorsement seperti biasanya. Belum lama ini, Rachel Vennya kembali mulai aktif di akun sosial media Instagram-nya.
Pada Kamis (20/1), Rachel Vennya membuat sejumlah unggahan Instagram Story yang diduga merupakan unggahan untuk keperluan endorsement. Clothing brand lokal asal Bandung bernama CALLAthelabel yang diduga menggunakan jasa endorse Rachel Vennya pun langsung menuai kritikan.
“Ngapain endorse pelanggar aturan ya? Pembawa virus untuk negara? Kenapa harus memberi contoh kalau orang yang melanggar aturan begitu gampang buat diterima kembali, dapat job dll? Sangat kecewa,” tulis netizen
Kasus Corona RI Tembus 2000 per Hari, Menkes: Omicron Sudah Tak Bisa Ditahan
Menkes Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa lonjakan kasus virus corona varian Omicron sudah tak tertahan. Kasusnya dari hari ke hari terus bertambah.
“Sekarang masuk Omicron, sudah naik belum? Sudah. Kita biasanya 200-300 sehari sekarang sudah 2.000 per hari. Saya juga ditanya ini mesti ngapain? Saya bilang teman-teman Omicron ini sudah pasti nggak bisa ketahan. Kita berusaha menahan akhirnya masuk, kita negara ranking nomor 100 yang masuk Omicron,” ujar Budi saat meninjau vaksinasi di Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, DIY, Jumat (21/1).
Akan tetapi, menurut Budi, kondisi tersebut tidak terlalu buruk untuk negara berkembang. Terlebih pihaknya melakukan karantina ketat pada orang yang datang dari luar negeri. Namun bagaimanapun, kebijakan yang ketat itu nyatanya belum bisa mencegah Indonesia nol kasus dari Omicron.
‘Garuda Pertiwi’ Indonesia Keok 0-18 Lawan Australia
Timnas Wanita Indonesia dibantai Australia dalam laga perdana Grup B Piala Asia Wanita 2022. Dihelat di Mumbai Football Arena, India, Jumat (21/1) sore WIB, ‘Garuda Pertiwi’ kalah telak 0-18.
Indonesia kebobolan dua gol cepat pada awal permainan lewat aksi bintang Chelsea, Sam Keer. Penyerang 28 tahun itu langsung menembak dua gol beruntun di menit 9 dan 11. Indonesia yang coba bangkit sempat mendapat peluang di menit ke-12. Hingga akhir laga, papan skor tak berubah. ‘Garuda Pertiwi’ tak diberi kesempatan mencetak sebiji gol pun. Australia berhak menang dengan skor telak 18-0.
Dana Penanganan COVID-19 Dipakai Bangun IKN, Faisal Basri: Kejahatan Luar Biasa
Dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (18/1), Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut akan menggunakan sebagian anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari COVID-19 untuk mendanai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Ekonom senior Faisal Basri menilai, penggunaan dana PEN untuk proyek ibu kota baru merupakan kejahatan luar biasa. Pasalnya, pandemi COVID-19 masih berlangsung dan ekonomi masih harus dipulihkan dari dampak tersebut.
“Ingat sekarang ini kita masih kondisinya darurat, ada Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang telah diundangkan jadi UU Nomor 2 Tahun 2020, karena ada keadaan darurat maka diberikan keleluasaan penuh untuk pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran dari mana pun demi untuk COVID,” ujar Faisal Basri dalam diskusi ICW, Jumat (21/1).
“Nah sekarang sudah demi untuk COVID mau disisihkan untuk ibukota baru, waduh ini kejahatan luar biasa. Sudah dikasih keleluasaan tapi disalahgunakan. Tidak ada alasan sama sekali untuk mengalihkan anggaran dari COVID ke ibu kota baru,” tegasnya.
