5 Berita Populer: Lia Eden Wafat hingga RI Tambah 120 Juta Dosis Vaksin Sinovac

12 April 2021 6:14 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seorang pekerja bekerja di fasilitas pengemasan pembuat vaksin Sinovac Biotech. Foto: Thomas Peter/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pekerja bekerja di fasilitas pengemasan pembuat vaksin Sinovac Biotech. Foto: Thomas Peter/REUTERS
ADVERTISEMENT
Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Minggu (11/4). Salah satunya soal pemimpin sekte Tahta Suci Kerajaan Tuhan, Lia Eden yang meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
Lalu, seputar Bio Farma yang melobi Sinovac Biotech agar mau menambah pasokan vaksin untuk Indonesia.
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari sebelumnya, kumparan merangkum lima berita populer di antaranya. Apa saja?
Lia Eden Meninggal Dunia
Lia Aminnuddin atau Lia Eden (tengah) berdoa untuk KPK di halaman gedung KPK, Jakarta. Foto: Rosa Panggabean/Antara Foto
Pemimpin sekte Tahta Suci Kerajaan Tuhan, Lia Eden, meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan akun Instagram Kabar Sejuk (Serikat Jurnalis untuk Keberagaman)
"Lia Eden (Lia Aminudin) yang sejak 1995 meyakini terus menerima bimbingan malaikat Jibril telah meninggal Jumat lalu (9/4)," demikian keterangan Instagram Kabar Sejuk, Minggu (11/4).
Dirut TMII Bantah Tak Setor ke Negara
Ilustrasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: Dok. TMII
TMII akhirnya buka suara soal tudingan tak pernah menyetor ke kas negara karena pendapatan selalu minus. Dirut TMII Mayjen (Purn) TNI Achmad Tanribali Lamo membantah bahwa pihaknya tak pernah membayar kewajiban kepada negara.
ADVERTISEMENT
Achmad mengatakan, selama ini keuangan TMII selalu diaudit oleh BPK. Audit dilakukan pada semester I dan II tiap tahunnya. Ia kemudian menjelaskan hasil audit TMII oleh BPK di tahun 2018, 2019, dan 2020.
"Kenapa di tahun ini? Karena kebetulan kami ini direksi yang diangkat per 1 Februari 2018 sehingga tahun ini adalah tahun keempat kami di sini dan kami hanya menyampaikan 3 tahun," jelas Achmad dalam konferensi pers bersama Yayasan Harapan Kita di TMII, Minggu (11/4).
Update Korban Gempa Malang: 8 Orang Tewas
Warga berada di rumah yang rusak akibat gempa di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021). Foto: ANTARA FOTO/STR/Syaiful Arif/aww.
BNPB memberikan data terbaru terkait korban meninggal dan luka akibat gempa berkekuatan 6,1 magnitudo di Malang, Jawa Timur. Hingga Minggu (11/4) lalu, tercatat 8 orang meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
"Sampai hari ini, korban 8 orang meninggal dunia. Tersebar di Lumajang 5 orang dan 3 orang di Malang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati.
Bio Farma: Vaksinasi Mandiri Pekan ke-3 April
Dirut Biofarma Honesti Basyir Foto: Facebook/Honesti Basyir
Vaksinasi gotong royong atau dulu lebih dikenal dengan vaksinasi mandiri bakal dimulai dalam waktu dekat. Saat ini proses negosiasi dengan 2 pabrikan vaksin memasuki tahap akhir.
"Negosiasi dengan Sinopharm dan Moderna terkait seberapa besar suplai mereka dan kapan mereka bisa mulai kirimkan ke Indonesia untuk diberikan ke masyarakat. Kita harap April ini sudah ada kejelasan sehingga kita bisa lakukan vaksinasi ini secepatnya untuk segmen korporasi," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir dalam Launching Vaksinesia kumparan, Minggu (11/4).
ADVERTISEMENT
RI Tambah 120 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat. Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
Bio Farma berupaya keras untuk terus memastikan pasokan vaksin corona untuk masyarakat Indonesia aman. Dengan adanya embargo vaksin AstraZeneca dari India, Bio Farma kini mencari strategi baru.
Salah satunya dengan berupaya melobi Sinovac Biotech agar mau menambah pasokan untuk Indonesia. Sejauh ini kita ada komitmen 150 juta dosis, 140 juta bulk dan 10 juta lagi siap pakai.
"Nah ini sebenernya ada penambahan bahan baku yang kita minta ke Sinovac. Yang kita sudah dapet komitmen itu kan dulunya 150 juta dosis. Nah kita minta tambahan 120 juta dosis. Jadi totalnya kita akan dapat suplai bahan baku 260 juta dosis," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir dalam Launching Vaksinesia kumparan, Minggu (11/4).
ADVERTISEMENT