5 Fakta Balita di Tangerang Digigit Ular Kobra hingga Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Ann in the uk/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Ann in the uk/Shutterstock

MF, anak laki-laki berusia 4 tahun, tewas usai digigit ular kobra saat sedang bermain di rumahnya kawasan Kampung Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 19.30 WIB, Minggu (21/1). Bagaimana kronologinya?

Lagi Main

"Korban main di dalam rumah, ada lubang di lantai rumah. Mainannya entah jatuh ke dalam sana, dirogohlah (memasukkan tangan ke lubang)," kata Nasro, Kepala Satlinmas Desa Gempol Sari, Selasa (23/1).

"Tidak lama, anak ini teriak. Orang tua menyangka anak ini digigit tikus, pas lihat bentuk gigitannya ternyata ular, dan enggak lama ular ini juga keluar dari lubang, kabur," kata Nasro.

Dilarikan ke Klinik Dekat Rumah

"Anak langsung dilarikan keluarga ke klinik terdekat sekitar 200 meter dari rumah korban, cuma bidan di sana enggak bisa menangani," ujar Nasro.

Dibawa ke RSUD Pakuhaji, Kondisi Tewas

"Langsung lah ke RSUD Pakuhaji, jaraknya lumayan jauh sekitar 3-4 kilometer. Dan ternyata setibanya di rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong," kata Nasro.

Tidak Ada Pertolongan Pertama

Nasro mengatakan tidak ada pertolongan pertama yang diberikan orang tua kepada anak tersebut. Tangan anak yang digigit itu tidak dibebat.

"Itu tidak ada, orang tua panik," kata Nasro.

Panjang Ular Kobra 1 Meter

"Ular cukup besar dengan panjang 1 meter," kata Nasro.

Saat kejadian, ular itu dicari oleh warga dan ditemukan di tumpukan barang. Ular itu pun dieksekusi.

"Pihak desa sepakat untuk ngepelur lantai rumah supaya kejadian tidak terulang," kata Nasro.