5 Fakta Kemenangan Pencak Silat di Asian Games

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Putra Indonesia rebut gelar juara di nomor seni beregu. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)
zoom-in-whitePerbesar
Tim Putra Indonesia rebut gelar juara di nomor seni beregu. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)

Cabang olahraga pencak silat tampil perdana di Asian Games 2018. Tak disangka, penampilan perdana itu membuat Indonesia menyapu medali emas. Berikut fakta kemenangan pencak silat.

Yola Primadona dan Hendy raih medali emas di Asian Games 2018. (Foto: Antara/Melvinas Priananda)
zoom-in-whitePerbesar
Yola Primadona dan Hendy raih medali emas di Asian Games 2018. (Foto: Antara/Melvinas Priananda)

1. Selisih puluhan poin dengan lawan

Yola Primadona dan Hendy berhasil mengalahkan Tran Duc Danh dan Hong Quan dari Vietnam yang duduk di peringkat dua dengan raihan 562 poin. Sementara pesilat Malaysia, Mohd. Taqiyuddin dan Muhammad Afifi Nordin, merengkuh medali perunggu usai mengumpulkan 560 poin. Bahkan Yola Primadona Jampil dan Hendy meraih poin tertinggi dari seni ganda putra sebanyak 580 poin.

Prabowo Subianto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo Subianto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

2. Prabowo beri bonus ke atlet pencak silat

Menangnya pencak silat dengan menyapu bersih 8 medali emas di Asian Games 2018, membuat Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Prabowo Subianto, ikut bangga. Bahkan, Prabowo akan memberikan bonus kepada atlet pencak silat yang berprestasi di Asian Games.

“Biasanya gitu yang berprestasi oleh beliau dikasih bonus. Bonusnya apa besarnya berapa," jelas Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (27/8).

Yola Primadona dan Hendy kibarkan bendera Indonesia di Arena 1 Padepokan Silat TMII, Jakarta.  (Foto: Sandi Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Yola Primadona dan Hendy kibarkan bendera Indonesia di Arena 1 Padepokan Silat TMII, Jakarta. (Foto: Sandi Firdaus/kumparan)

3. Menang dengan gerakan baru

Berawal dari ketidakpuasan mereka terhadap gerakan di SEA Games 2017 yang itu-itu saja. Hendy dan Yola memutuskan untuk membuat gerakan baru untuk menghadapi pertandingan seni ganda putra di Asian Games.

“(Soal persiapan gerakan baru ini) paling ada sedikit cedera karena jatuh, ya kesabet dikit. Gerakan baru ini 'kan antara saya dan prima (Yola) harus klop. Kalau kita tidak klop, bisa-bisa salah jatuh atau ketebas,” ujar Hendy.

Tim Putra Indonesia rebut emas di nomor seni beregu. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)
zoom-in-whitePerbesar
Tim Putra Indonesia rebut emas di nomor seni beregu. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda)

4. Kekompakan menjadi kunci kesuksesan

Bagi setiap tim, kekompakan adalah elemen penting yang harus dijaga. Prinsip inilah yang disadari betul oleh Tim Pencak Silat Putra Indonesia yang berlomba di nomor seni beregu sehingga mampu menyabet medali emas.

"Sebelumnya, pas 2015 di Thailand, Kejuaraan Dunia 2016, terus SEA Games 2017, kami memang sering main bersama. Kalau ada satu berpisah, harus diajak bergabung lagi. Jadi, kami bertiga harus ke mana-mana bareng. Jangan pisah, biar chemistry-nya dapat," ujar Nunu Nugraha, yang juga berstatus sebagai pelatih Tim Putra Indonesia.

Iqbal Candra Pratama (biru) berhasil kalahkan atlet pencak silat dari Vietnam, Ngoc Toan Nguyen dengan hasil 4-1 di Asian Games 2018 di Jakarta. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Iqbal Candra Pratama (biru) berhasil kalahkan atlet pencak silat dari Vietnam, Ngoc Toan Nguyen dengan hasil 4-1 di Asian Games 2018 di Jakarta. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

5. Pertama kali pencak silat di Asian Games 2018

Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah menjadi saksi sejarah pada Kamis (23/8/2018). Pasalnya, di situlah pencak silat pertama kali diperlombakan dalam ajang Asian Games.

Ya, menambah pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) yang layak mendapatkan emas merupakan keistimewaan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Venue Pencak Silat di TMII (Foto: Kemen PUPR)
zoom-in-whitePerbesar
Venue Pencak Silat di TMII (Foto: Kemen PUPR)