5 Fakta Unik Soal Kutu Rambut

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak terinfeksi kutu rambut (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak terinfeksi kutu rambut (Foto: Thinkstock)

Seseorang yang di rambutnya terdapat kutu rambut atau Pediculus humanus capitis pastilah merasa tidak nyaman. Selain menggangu karena menyebabkan gatal, serangga parasit ini pun senang mengisap darah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta tentang kutu rambut yang harus kamu tahu.

video youtube embed

Kutu tidak mudah berpindah

Banyak orang beranggapan jika kutu sangat mudah berpindah, sehingga jangan mendekati orang yang mempunyai kutu. Padahal faktanya, kutu rambut tak mudah berpindah dari satu kepala ke kepala lainnya karena mereka hanya bisa berjalan biasa saja.

Kutu rambut pun tidak bisa melompat karena tak memiliki kaki belakang yang cukup kuat untuk melompat jauh dan juga tak bisa terbang karena tak bersayap.

Ada pun hal paling memungkinkan dari penyebaran kutu adalah ketika seorang yang terinfeksi kutu rambut berbagi benda-benda pribadi seperti sisir atau topi ke orang lain.

Menyisir rambut. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menyisir rambut. (Foto: Thinkstock)

Menyukai rambut bersih dan mengkilap

Rambut yang bersih ternyata membuat kutu rambut semakin senang berkembang biak. Jadi anggapan soal kebersihan rambut yang tidak dijaga itu tidak terlalu tepat.

Dalam beberapa kasus bisa membuat anemia

Meski sangat jarang terjadi, namun jika seseorang terkena infeksi kutu rambut yang cukup berat, hal ini diketahui bisa juga membuat orang itu terkena gejala anemia atau kekurangan darah.

Kutu rambut. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Kutu rambut. (Foto: Wikimedia Commons)

Mudah terlihat

Meskipun mencari kutu rambut terbilang cukup sulit karena warnanya yang gelap dan mudah tersamar di antara rambut. Kita bisa mengetahui apakah rambut terinfeksi kutu dengan melihat tanda-tandanya seperti munculnya telur.

Telur kutu rambut biasanya berwarna keputihan atau kecoklatan dan menempel pada helai rambut. Sedangkan gejala yang bisa jadi penanda adanya kutu antara lain seperti kulit yang memerah atau merasakan ada sesuatu yang bergerak-gerak di kulit kepala dan kulit rambut terasa gatal, hal ini bisa disebabkan karena air liur kutu.

Rambut Kering Tidak Boleh Sering Dikeramas (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Rambut Kering Tidak Boleh Sering Dikeramas (Foto: Thinkstock)

Hilangkan kutu rambut cukup dengan sampo

Cara menghilangkan kutu rambut terbilang cukup mudah, sampo khusus untuk membunuh kutu rambut dapat dengan mudah dibeli di apotek-apotek. Namun tentu saja perlu berhati-hati dalam menggunakannya, karena sampo khusus untuk membunuh kutu ini mengandung bahan kimia atau insektisida yang bisa tak cocok untuk semua orang terutama anak-anak.

Ada baiknya jika memang diperlukan konsultasikan kepada dokter ahli. Hal ini untuk menghindarkan kejadian nahas seperti yang menimpa kaka-beradik di Boyolali, Jawa Tengah yang meninggal diduga karena keracunan pestisida golongan insektisida setelah memakainya untuk obat kutu rambut.

Alih-alih menggunakan obat kutu untuk memberantasnya, mereka menggunakan Diazinon yang merupakan insektisida untuk memberantas hama tanaman seperti kutu loncat.