5 Hari Hilang Usai Jatuh dari Kapal di Perairan Gilimanuk, Rizki Ditemukan Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Operasi SAR hari kelima untuk mencari penumpang KMP Cemerlang 55 yang terjatuh di perairan Gilimanuk, Jumat (2/10/2026). Foto: Dok. Humas SAR Bali
zoom-in-whitePerbesar
Operasi SAR hari kelima untuk mencari penumpang KMP Cemerlang 55 yang terjatuh di perairan Gilimanuk, Jumat (2/10/2026). Foto: Dok. Humas SAR Bali

Rizki Firmansyah (23), penumpang KMP Cemerlang 55 yang terjatuh di perairan Gilimanuk, ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (2/10) pukul 15.10 WITA.

Semula, Rizki dikabarkan jatuh ke laut pada Minggu (27/9) pukul 18.50 WITA di sekitar Pelabuhan Gilimanuk. Jenazah Rizki ditemukan pada operasi SAR hari kelima, sekitar 2,5 mil laut (nautical mile/NM) sebelah barat dari lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, mengungkapkan pencarian hari kelima dimulai pukul 09.15 WITA dengan menggunakan RIB 01 Gilimanuk. Perahu tersebut bertolak dari Dermaga Teluk Waterbee untuk melakukan penyisiran di sekitar area pencarian.

Operasi SAR hari kelima untuk mencari penumpang KMP Cemerlang 55 yang terjatuh di perairan Gilimanuk, Jumat (2/10/2026). Foto: Dok. Humas SAR Bali

Tim SAR gabungan juga mengerahkan enam personel untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat di kawasan pesisir Pantai Penginuman. Pencarian turut dibantu menggunakan drone, serta melibatkan Sea Rider TNI AL dan Ship Tender Polairud Polres Jembrana.

"Siang harinya, mereka kembali sandar dengan hasil masih nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 14.20 WITA dengan melakukan penyisiran ke arah selatan dan utara," terang Dewa dalam keterangannya, Jumat (2/10).

Pencarian menemukan titik terang ketika SROP Gilimanuk mendapatkan informasi mengenai penemuan tubuh yang terapung di perairan sebelah barat lokasi kejadian. Informasi tersebut didapatkan dari kapal jalur Nusa.

"Kapal jalur Nusa menemukan ada yang terapung di Perairan Gilimanuk dan kebatilan tim SAR gabungan melakukan penyisiran ke arah utara dan langsung membantu proses evakuasi," jelasnya.

Korban selanjutnya dibawa menuju Teluk Waterbee dan tiba sekitar pukul 15.30 WITA. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Jembrana menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, Rizki yang merupakan warga Jombang, Jawa Timur, dikabarkan tercebur pada Minggu (27/9) pukul 18.50 WITA. Seorang penumpang KMP Cemerlang 55 sempat melihat Rizki tercebur ke perairan di sekitar Buoy Merah, Pelabuhan Gilimanuk.

Namun, informasi tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (SAR Denpasar) pada Senin (28/9) pukul 05.20 WITA dari operator Stasiun Radio Pantai (SROP) Gilimanuk, Komang Sumerta.