5 Kasus Begal Sepeda di Jakarta Selama Oktober, Baru 1 yang Terungkap

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man

Polda Metro Jaya mencatat setidaknya ada lima laporan kejadian begal sepeda sepanjang bulan Oktober 2020. Terakhir kasus begal ini menimpa seorang Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (26/10).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, baru satu kasus di Jakarta yang berhasil diungkap polisi. Satu orang pelaku berhasil ditangkap. Bahkan ia mengaku sudah beraksi sebanyak 7 kali.

Pembatas jalan yang dipasang untuk jalur sepeda dan pejalan kaki di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (9/2). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

“Yang melapor Oktober saja ada sekitar 5 kasus. Ada 1 kasus ditangkap,” ucap Yusri saat dikonfirmasi, Kamis (29/10).

"Ada yang pengakuannya 7 kali sudah beraksi begal sepeda,” kata dia.

Sebelumnya peristiwa pembegalan terhadap Kolonel Marinir terjadi pada Senin (26/10) sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu Pangestu tengah mengendarai sepeda di kawasan Medan Merdeka Barat. Seperti biasa, ia tengah dalam perjalanan menuju Mako Marinir di Kwitang, Jakarta Pusat.

Tiba di depan gedung Kemhan, ia dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku berupaya mengambil tas yang dibawa oleh Pangestu.

kumparan post embed

"Karena melihat akan dicuri maka Kolonel Mar. Pangestu Widiatmoko berusaha mempertahankan tas tersebut, yang mengakibatkan Kolonel Mar. Pangestu Widiatmoko terjatuh dari sepeda gowes dan mengalami luka robek di pelipis kiri, memar di kepala bagian belakang," kata

Kepala Dinas Penerangan Marinir, Letnan Kolonel Gugun Saiful Rachman, saat dikonfirmasi, Senin (26/10).

Melihat Pangestu terjatuh, begal ini lalu kabur ke arah Jalan Sudirman. Sementara di lokasi kejadian, Pangestu diselamatkan oleh Briptu Angga dan Security Pengamanan Dalam Monas.

Pada peristiwa ini, sepeda milik Pangestu mengalami kerusakan bengkok pada bagian setang. Sepeda tersebut lantas diamankan di Markas Komando Marinir di Kwitang.