5 Kota Literatur di Eropa yang Bisa Dikunjungi Setelah Wabah Corona Berakhir

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kastil Royal Wawel di Krakow. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kastil Royal Wawel di Krakow. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Hampir seluruh negara di dunia tengah berjuang melawan pandemi virus corona. Akibatnya, ruang gerak masyarakat kini dibatasi demi menutup potensi penularan yang mungkin terjadi bila berinteraksi secara langsung.

Sejumlah agenda besar dunia banyak dibatalkan atau bahkan dilupakan seiring dengan minimnya interaksi dengan dunia luar. Termasuk Hari Buku Sedunia yang diperingati setiap tahun pada 23 April yang mungkin dilupakan.

Sebenarnya, ada banyak kegiatan yang biasanya dapat dinikmati oleh pencinta buku pada Hari Buku. Namun, di tengah masa pandemi ini, semua orang diimbau untuk membaca di rumah saja.

Namun, bagi kalian yang tertarik dengan buku, kini bisa menyusun rencana untuk melakukan perjalanan wisata usai pandemi corona berkahir ke lima kota literatur di Eropa.

Berikut lima kota yang mendapatkan julukan kota literatur dari UNESCO:

Kastil Edinburgh yang menjadi inspirasi sekolah sihir Hogwarts di Harry Potter. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Edinburgh, Skotlandia

Kota di Skotlandia menjadi inspirasi bagi seri buku terkenal Harry Potter. Jika kamu berjalan-jalan di kota ini, kamu seakan masuk ke dalam dunia sihir dan melihat Hogwarts dalam kehidupan nyata.

Tidak heran, J. K. Rowling memang menghabiskan sebagian besar waktunya di Edinburgh ketika menuliskan kisah Harry Potter. Selain Rowling, penulis terkenal lainnya yang pernah berkarya di sini adalah Sir Arthur Conan Doyle yang menciptakan tokoh Sherlock Holmes.

Kastil Heidelberg. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Heidelberg, Jerman

Kota romantis di Jerman ini juga masuk dalam daftar kota literatur versi UNESCO. Banyak puisi yang dituliskan di kota ini karena keindahan Heidelberg menginspirasi banyak penulis pada era romantisme.

Kota ini menjadi awal mula bangkitnya pergerakan melawan literatur klasik dan realistis. Ada satu jalan di Heidelberg yang disebut dengan Philosophenweg yang berarti jalan filosofi.

Sesuai dengan namanya, di masa-masa lampau banyak para filsuf dan penulis menyusuri jalan ini untuk merenung, berpikir, dan mendapatkan inspirasi.

Suasana Katowice, Polandia. Foto: Kelik Wahyu/kumparan

Krakow, Polandia

Kota di bagian selatan Polandia ini merupakan salah satu pusat akademik, ekonomi, budaya, dan seni di negara tersebut. Kota tuanya merupakan kota pertama di dunia yang dinobatkan menjadi warisan budaya UNESCO.

Legenda mengatakan bahwa ada seekor naga yang hidup di sebuah gua di kota ini. Naga tersebut sedang menjaga harta karun Krakow. Ceritanya dituliskan berulang-ulang sejak pertama Krakow didirikan sampai sekarang 

Praha, Republik Ceko

Tidak kalah romantisnya adalah kota Praha di Ceko. Tujuan wisata di kota ini di antaranya adalah Kastil Praha, Jembatan Charles, alun-alun kota tua, dan jam astronomi.

Di Praha pernah hidup seorang penulis yang cukup terkenal yaitu Franz Kafka. Ia merupakan seorang Bohemia yang merupakan sosok terdepan dalam dunia literatur pada abad 20.

Karya-karya Kafka berbau surealis dan bertemakan hal-hal yang aneh. Ada sebuah museum di Praha yang didedikasikan khusus untuk penulis tersebut.

Kue berbentuk buku sebagai peringatan Hari St. George di Barcelona. Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Barcelona, Spanyol

Sejak tahun 2015, kota di daerah Catalunya, Spanyol ini masuk dalam daftar kota literatur UNESCO. Barcelona memiliki hari kasih sayangnya sendiri yang disebut dengan Hari St. George, bukan Valentine.

Menariknya, bukan cokelatlah yang ditukarkan pada hari penuh cinta ini, tapi buku. Buku tersebut merupakan bentuk peringatan tiga sosok yang sangat berjasa dalam dunia literatur, yaitu Miguel de Cervantes, William Shakespeare, dan Inca Garcilaso.

Laporan Kontributor kumparan di Jerman Daniel Chrisendo

-----

Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.

-----

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.