5 Perwira TNI Tolak Kenaikan Pangkat Luar Biasa

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panglima TNI berikan kenaikan pangkat (Foto: Ahmad Romadoni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI berikan kenaikan pangkat (Foto: Ahmad Romadoni/kumparan)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa pada para prajurit yang membebaskan sandera di Tembagapura, Papua. Tapi, ada 5 perwira yang menolak diberi kenaikan pangkat itu.

"Harusnya ada 5 perwira yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa, tapi mereka menolak secara halus," kata Gatot di Tembagapura, Papua, Minggu (19/11).

X post embed

Gatot mengatakan, kelima perwira itu menyampaikan penolakan melalui KSAD. KSAD lalu menyampaikan hal itu padanya.

"Perwira ini menyampaikan kepada bapak KSAD, menyampaikan bahwa keberhasilan milik anak buah sepantasnya yang mendapat kenaikan pangkat anak buahnya bukan perwiranya. Tapi kalau gagal tanggung jawab kami," tutur Gatot.

Sikap ksatria ini membuat Gatot merasa bangga dan terharu. Dia tidak menyangka, doktrin positif seperti ini masih ada sampai sekarang.

"Itu yang buat saya terharu. Doktrin ini saya pikir sudah tidak ada ternyata masih ada sampai sekarang ini. Ini yang membuat kami terharu," ucap Gatot.

Gatot memberikan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi kepada 58 prajurit yang berhasil membebaskan sandera di Tembagapura, Papua. Penyematan dilakukan di depan Markas OPM yang berhasil dikuasai TNI.