5 Petugas Medis di Kabupaten Agam di Sumbar, Positif Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Lima petugas kesehatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dinyatakan positif terkena virus corona. Menurut Bupati Agam Indra Catri, hal tersebut diketahui dari hasil swab PCR tracking salah satu PDP positif COVID-19.

"Sebanyak 71 sampel swab tahap II yang kita kirim ke laboratorium Unand tadi siang, pada Selasa (5/5) sekitar pukul 23.15 WIB sudah keluar hasilnya. Sampel yang dikirim tersebut merupakan hasil tracking PDP positif COVID-19 berinisial AG," ucap Indra dalam keterangannya, Selasa (6/5).

"Dari situ didapat hasilnya, lima orang di antaranya dinyatakan positif," imbuhnya.

kumparan post embed

Kelima orang tersebut terdiri dari tiga orang petugas medis di Puskesmas Baso, satu bidan di Desa Sungai Cubadak, dan satu petugas laboratorium Puskesmas Lubul Basung. Petugas laboratorium tersebut adalah orang yang mengambil swab di Puskesmas Baso.

"Dari 71 sampel itu, 19 orang lainnya dinyatakan negatif dan selebihnya inklusif dan akan dilakukan tes PCR ulang," jelasnya.

Indra memastikan, pihaknya akan langsung melakukan kontak tracing kepada kelima petugas medis tersebut. Kelimanya saat ini sudah ditetapkan sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan dirujuk ke RS rujukan COVID-19.

Selain itu, seluruh petugas di Puskesmas Lubuk Basung dan kontak dekat kelimanya juga akan dites swab. Sedangkan petugas di Puskesmas Baso saat ini hanya tinggal menunggu hasil tes swabnya keluar.

embed from external kumparan

"Pelayanan di Puskesmas Lubuk Basung ditutup sementara dan hanya akan melayani melalui unit IGD saja sesuai dengan protokol COVID-19," tutur Indra.

Indra juga mengimbau agar seluruh masyarakat bisa taat dan mengikuti protokol pencegahan COVID-19, seperti menjauhi keramaian dan mengenakan masker. Ia juga meminta agar masyarakat yang merasa terpapar agar jujur dan segera melapor.

“Dengan demikian , kita dapat secara bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini di Kabupaten Agam,” pungkasnya.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.