5 Ribu Obor Elektrik Disiapkan, Pawai Takbiran Jakarta Diwarnai Nuansa Betawi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan soal Andilan Kebo, soal penitipan kendaraan di kantor-kantor Pemprov DKI, soal permintaan penambahan armada bus Blok M-Soetta, Rabu (18/3). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan soal Andilan Kebo, soal penitipan kendaraan di kantor-kantor Pemprov DKI, soal permintaan penambahan armada bus Blok M-Soetta, Rabu (18/3). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Pemprov DKI Jakarta akan menggelar pawai obor saat malam takbiran menjelang Idul Fitri. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemprov menyiapkan sebanyak 5 ribu obor elektrik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa kegiatan itu akan difasilitasi pemerintah agar berlangsung meriah sekaligus tertib.

“Alhamdulillah nanti menyambut Idul Fitri di malam takbiran, saya mengizinkan untuk pawai obor, untuk takbiran. Bahkan Car Free Night kami laksanakan mulai dari jam 8 malam supaya yang jalan pakai obor,” ujarnya dalam kegiatan Andilan Kebo di Puskeswan Pondok Rangon, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

“Dan kami sudah menyiapkan obornya 5 ribu obor elektrik, pasti meriah banget lah,” imbuh Pramono.

Sejumlah warga mengikuti pawai obor di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Selain pawai obor, rangkaian kegiatan malam takbiran di Jakarta juga akan dikemas dengan nuansa budaya Betawi. Pramono menekankan pentingnya menampilkan budaya lokal sebagai identitas kota.

Menurutnya, dalam berbagai perayaan besar di Jakarta, unsur budaya Betawi akan selalu menjadi elemen utama yang ditampilkan di panggung.

“Dalam semua momentum itu, baik menyambut Natal, Imlek, Nyepi, maupun Idul Fitri dan Ramadan, budaya utama yang ada di panggung itu budaya Betawi,” tutur Pramono.