5 Tahanan yang Kabur dari Sel Polsek Jatiasih Pakai Sendok & Pipa Besi Ditangkap
·waktu baca 2 menit

Sebanyak lima dari tujuh tahanan Polsek Jatiasih yang kabur dari sel akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi. Polisi masih memburu dua tahanan lain yang masih melarikan diri.
"Hingga saat ini sudah berhasil ditangkap sebanyak lima tersangka, masih ada dua lagi dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangan yang diterima kumparan, Sabtu (15/10).
Zulpan menerangkan, ketujuh tahanan tersebut sempat kabur dari Polsek Jatiasih, Bekasi pada Kamis (13/10) lalu sekitar pukul 21.39 WIB.
Layaknya film aksi, mereka kabur dengan cara menjebol tembok kamar mandi ruang tahanan. Diduga para tahanan berhasil menjebol tembok kamar mandi tersebut menggunakan sebuah pipa besi dan sebuah sendok makan.
Hal itu lantaran ditemukan sebuah besi berdiameter 13 cm dengan panjang 30 cm dan sebuah sendok makan di tempat kejadian.
Namun, pelarian mereka tak berlangsung lama. Sehari berselang pada Jumat (14/10) tahanan atas nama Redo Pamali dan Dola Aprian kembali ditangkap polisi. Kedua tahanan kasus pencurian itu ditangkap di daerah Tangerang sekitar pukul 15.30 WIB.
Sementara tiga tersangka lain, Gafar bin H Mansur, Ahmad Ridwan, dan Arif Budiman Tajudin ditangkap hari ini di daerah Cikarang Timur dan Jakarta Utara.
Kini hanya tinggal Iman alias Ambon dan Saipul Bahri yang masih belum tertangkap. Kedua tahanan kasus narkotika itu kini masih dalam pengejaran polisi.
Terdapat total 10 tahanan di Polsek Jatiasih. Tujuh di antaranya kabur pada Kamis malam.
Pelarian ketujuh tahanan itu pertama kali diketahui oleh sesama tahanan lain berinisial H (37). Ia yang melihat tahanan lain melarikan diri lantas berteriak memanggil petugas.
"Saksi (H) berteriak memberitahukan kepada piket Reskrim Brigadir Agus Riyanto yang selanjutnya memberitahukan kepada petugas jaga SPK bahwa tahanan telah melarikan diri," jelas Zulpan.
Namun, setelah petugas datang mereka hanya mendapati tembok kamar mandi yang sudah dijebol pelaku.
"Dicek ke dalam ruang tahanan didapati tembok samping kamar mandi dalam keadaan bolong dan besi teralis dibengkokkan," tandas Zulpan.
