kumparan
27 Maret 2020 16:06

500 Tenaga Medis Sudah Ditampung di 2 Hotel Milik Pemprov DKI

Virus Corona-Ilustrasi tenaga medis penanganan virus corona
Ilustrasi tenaga medis penanganan virus corona. Foto: Indra Fauzi/kumparan
Pemprov DKI Jakarta hingga saat ini telah menyiapkan 4 hotel untuk menjadi tempat istirahat bagi petugas medis yang tengah berjuang menangani virus corona di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Keempat hotel itu yakni Grand Cempaka, Hotel d’Arcici Al-Hijra, d’Arcici Hotel Sunter, dan d’Arcici Hotel Plumpang.
Dirut Jakarta Tourisindo (Jaktour) Novita Dewi mengatakan, saat ini sudah ada 500 tenaga medis yang menempati dua dari empat hotel milik BUMD tersebut. Dibukanya hotel lain karena Hotel Grand Cempaka sudah tak bisa menampung tenaga medis lainnya yang ingin beristirahat.
ilustrasi hotel d'arcici
Ilustrasi hotel d'arcici Foto: Hotel D'Arcici
"Per hari ini sudah masuk tenaga medis sejumlah 500 orang. Akhirnya kami bagi dua hotel karena Grand Cempaka Business sudah tidak bisa memenuhi. Grand Cempaka ada 343 tenaga medis, 28 di antaranya dokter, Al-Hijra ada 157 tenaga medis," ujar Novita di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).
Setelah membuka dua hotel, Jaktour akan membuka satu hotel d'Arcici lainnya yakni di Plumpang, Jakarta Utara, pada Sabtu (28/3). Nantinya, hotel tersebut akan melayani tenaga medis dari RSUD Koja dan RSUD Duren Sawit.
ADVERTISEMENT
"Besok rencananya kita akan buka satu unit lagi di d'Arcici Plumpang yang akan melayani lagi di RSUD Koja dan RSUD Duren Sawit. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya," tutur dia.
Sebelumnya, tenaga medis dari RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan yang sedang menangani kasus virus corona telah menempati Hotel Grand Cempaka pada Kamis (26/3) sebagai kloter pertama.
Jumlah ini akan terus bertambah mengingat Dinas Kesehatan DKI masih mengkoordinasikan tenaga-tenaga medis dari RS lainnya untuk bisa menempati hotel-hotel yang disiapkan.
=====
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan