53 Warga Krukut Positif Corona dari Hampir 800 Orang yang Dites PCR

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga beraktivitas di salah satu RT yang diblokade karena pemberlakuan karantina kewilayahan di RW 2, Krukut. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga beraktivitas di salah satu RT yang diblokade karena pemberlakuan karantina kewilayahan di RW 2, Krukut. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Warga RW 02 Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, melakukan micro lockdown sejak ditemukannya sejumlah warga yang terpapar virus corona.

Lurah Krukut, Ilham Nurkarim, mengatakan saat ini kasus positif di RW 02 bertambah menjadi 53 orang.

Jumlah tersebut bertambah dari data terakhir pada Senin (10/1) yakni 40 orang terpapar corona. Satu di antaranya terkonfirmasi varian Omicron.

Adapun angka kasus positif teranyar di Krukut tersebut didapatkan dari hasil tes PCR terhadap 800 orang warga di sana.

“Untuk kasus positif PCR jumlahnya sekarang 53 [kasus],” kata Ilham saat dihubungi kumparan, Rabu (12/1).

Lurah Krukut Ilham Nurkarim. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Ilham belum mendapatkan data apakah sudah ada warganya yang negatif corona. Sebab, saat ini mereka masih melakukan isolasi terpusat di RSDC Wisma Atlet.

“Belum ada informasi keluar dari Wisma Atlet, mereka masih menjalani isolasi terkendali di Wisma Atlet,” ungkapnya.

Ilham belum dapat memastikan apakah akan memperpanjang jangka waktu micro lockdown. Ia mengatakan, perpanjangan akan ditentukan dari hasil evaluasi per 7 hari yang dilakukan.

“Masih akan dievaluasi setiap 7 hari, kita lihat pergeseran angka kasusnya dan hasil testing dan tracing,” jelasnya.

“Kita kuatkan juga di pembatasan akses keluar masuk di posko taktis Satgas COVID-19 tingkat kelurahan,” pungkasnya.