566 Personel Disiagakan untuk Bantu Operasional RS Darurat Corona di Wisma Atlet

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo tinjau Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo tinjau Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

RS Darurat corona di Wisma Atlet Kemayoran yang diperuntukan bagi penanganan pasien positif corona (COVID-19) sudah bisa digunakan mulai hari ini pukul 17.00 WIB.

RS Darurat di Wisma Atlet Kemayoran ini menggunakan beberapa tower, baik untuk ruang rawat yang bisa menampung hingga 2.500 pasien, laboratorium, dan ruang radiologi, hingga ruang isolasi (ICU maupun non ICU) untuk merawat pasien corona.

Untuk mengamankan penanganan pasien corona di sana, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono telah menyiapkan tiga satuan tugasnya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono di Kantor BNPB. Foto: Dok. BNPB

Setidaknya, terdapat 566 pasukan yang dikerahkan untuk mendukung operasional RS Darurat Wisma Atlet.

"Nanti pukul 17.00 WIB akan siap untuk operasional, di mana di situ untuk operasinya menjadi tiga satgas yaitu satgas pendamping yang terdiri dari tenaga medis yang menangani langsung di ring," kata Yudo dalam keterangan yang dirilis BNPB, Senin (23/3).

Yudo menjelaskan, satgas pendukung lain yang dikerahkan berasal dari Kodam dan Kogabwilhan I. Mereka nantinya membantu kebutuhan dapur dan makanan.

Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). Foto: ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro

Sedangkan satgas ketiga adalah anggota pengaman yang terdiri dari Marinir, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan Pasukan Khas (Paskhas).

"Sehingga nanti ketika satgas tersebut secara terpadu dapat melaksanakan operasional penanganan COVID-19 ini yang dipimpin oleh Pangdam Jaya,” ungkap dia.

Susunan satgas operasional terdiri dari tim pendamping sebanyak 225 orang yang berasal dari unsur TNI, Kemenkes, dan relawan yang sudah bersiap di Wisma Atlet Kemayoran.

kumparan post embed

Lalu satgas pendukung terdiri dari 161 orang dan pengamanan 180 orang. Sehingga, jika ditotal ada 566 orang yang tergabung di Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Wisma Atlet.

Kebutuhan operasional RS Darurat Wisma Atlet dibantu oleh BUMN. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan TNI AD juga telah mengerahkan 155 personel kesehatannya untuk membantu penanganan pasien corona di sana.

=====

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!