6 Mahasiswa Dilarikan ke Ambulans karena Luka dan Gas Air Mata

Rusuh di depan gedung DPR pecah. Massa mahasiswa dipukul mundur pasukan Brimob, menjauh dari Senayan, Jakarta.
Namun, ada korban dari pihak mahasiswa. Setidaknya 2 orang terluka di bagian kepala. Salah satunya bernama Zulman.
“Saya terkena lemparan batu, di pelipis, mungkin polisi gerah karena banyak mahasiswa yang manjat-manjat pagar,” kata Zulman di pertigaan Tomang, Jakarta Pusat, Selasa (24/9) petang.
Posisi Zulman saat itu berada di barisan paling depan, ia terkena lemparan batu di pelipis kanannya.
Setelah terjatuh akibat lemparan batu, Zulman digotong oleh rekan-rekannya menuju posko medis di pertigaan Tomang. Ia mendapat perawatan, kepalanya diperban.
Selain Zulman, ada satu lagi mahasiswa yang terkena bagian pelipis. Mahasiswa ini mengenakan almamater berwarna biru. Saat tengah mendapatkan perawatan medis, tembakan gas air mata kian dekat. Ia akhirnya dimasukkan ke ambulans dan dibawa untuk penanganan intensif.
Sementara itu, ada 4 orang mahasiswa dari berbagai kampus mendapat perawatan bantuan pernapasan. Saat dirawat, mereka juga harus bergegas pindah karena massa yang mundur dan gerak Brimob yang kian dekat.
