Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1
7.615 Jiwa Jadi Korban Banjir di Rokan Hulu Riau
7 Maret 2017 20:39 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:18 WIB
ADVERTISEMENT

Dalam sepekan ini banjir melanda lima kabupaten di Riau, salah satunya adalah Kabupaten Rokan Hulu. Hingga Selasa (7/3) malam ini BPBD Provinsi Riau mencatat 7.615 jiwa terdampak banjir di kabupaten tersebut akibat Sungai Rokan dan Batang Lubuh meluap.
ADVERTISEMENT
Kepala BPPD Provinsi Riau Edwar Sanger mengatakan banjir hari ini menggenangi tiga kecamatan dan tujuh desa di kabupaten tersebut.
"Dalam beberapa hari terakhir terpantau di Kecamatan Bonai Darussalam, Tambusai dan Rambah Hilir. Di Kecamatan Bonai Darussalam tercatat sebanyak empat desa yang terendam banjir yakni Teluk Sono, Kasang Mungkal, Sontang dan Kasang Padang," ujarnya dilansir Antara, Senin (7/3).
Di Desa Teluk Sono banjir menggenang dengan ketinggian mencapai 1 meter lebih dan mengakibatkan 257 jiwa di desa tersebut terdampak. Sementara di Desa Kasang Mungkal tercatat 3.036 jiwa terdampak banjir. Dan di Desa Kasang Padang 828 jiwa tercatat terkena dampak banjir.
"Desa terparah yang terdampak adalah Desa Sontang. Di desa itu 5.336 jiwa terdampak banjir," ujar Edwar.
ADVERTISEMENT
Sedangkan banjir di Kecamatan Tambusai tepatnya di Desa Lubuk Soting dan Talikumain, kata Edwar, mengakibatkan total 228 jiwa terdampak.
"Dan banjir di Kecamatan Rambah Hilir tepatnya di Desa Rambah Hilir Timur mengakibatkan 195 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian mencapai satu meter," ujarnya.
BPBD Rokan Hulu bersama kepolisian dan TNI telah menurunkan perahu karet untuk membantu dan mendata korban banjir. Selain di Rokan Hulu, banjir juga melanda 4 kabupaten lainnya yaitu Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi dan Kampar. Pemerintah Provinsi Riau telah berupaya membantu korban banjir dengan melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik.
Sebelumnya pada Senin (6/3), Sungai Kampar, Riau, meluap dan menyebabkan banjir hingga satu meter. Sungai itu meluap karena pintu air PLTA Koto Panjang dibuka sehingga puluhan rumah di desa tersebut terendam banjir dengan ketinggian air dari 30 cm hingga satu meter.
ADVERTISEMENT
