7 Cenderamata Khas RI untuk Delegasi G20: Keris hingga Batik

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu Negara Iriana Jokowi bersama pendamping Pemimpin G20 mewarnai kerajinan anyaman saat Spouse Program KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). 
 Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ibu Negara Iriana Jokowi bersama pendamping Pemimpin G20 mewarnai kerajinan anyaman saat Spouse Program KTT G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO

Rangkaian acara KTT G20 hari kedua tengah berlangsung pada Rabu (16/11/2022). Nantinya, para delegasi akan diberikan berbagai cenderamata khas Indonesia di akhir acara.

Pemberian cenderamata itu sebagai bentuk rasa terima kasih dan kenang-kenangan dari Indonesia sebagai tuan rumah G20 kepada para pemimpin negara yang hadir.

"Cenderamata ini berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Pastinya tiap souvenir memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing," tulis Kemensetneg dalam unggahan di Instagram resminya, Selasa (15/11).

Lantas, apa saja suvenir yang akan didapat para delegasi?

Kain Batik Mangrove

Kain batik mangrove. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Batik ini mempunyai motif dengan tema keanekaragaman pesisir. Warna yang digunakan berasal dari limbah hutan bakau, yakni buah atau batang yang sudah busuk. Pada sertifikat kain, terdapat informasi soal nomor registrasi, nama pembeli pohon, di mana pohon ditanam, hingga siapa yang menanam dan merawatnya.

Kerajinan Gading Kulit Abalone

Kerajinan gading kulit abalone. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Kerajinan perak ini memiliki model menyerupai gading gajah. Ukirannya terbuat dari perak 925 dan sentuhan kulit kerang abalone yang dibudidaya. Selain itu, dekorasi ini juga dibungkus oleh kotak berbalut bahan beludru yang memberikan kesan mewah.

Kerajinan Perak Rumah Adat

Kerajinan perak rumah adat. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Seperti cenderamata sebelumnya, dekorasi berbentuk rumah adat ini juga berbahan dasar perak. Produk tersebut mengambil model rumah adat Tongkonan dari Toraja, Sulawesi Selatan. Di sisi rumah tampak pasangan pria dan wanita mengenakan busana adat Toraja, yaitu Seppa Tallung dan Baju Pokko. Pada bagian alasnya, suvenir ini berbahan dasar kayu Sonokeling.

Patung Uang Kepeng Lumbung Bali

Patung Uang Kepeng Lumbung Bali. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Uang kepeng atau pis bolong dikenal sebagai cenderamata khas Bali. Para delegasi G20 nantinya membawa pulang suvenir uang kepeng berbentuk lumbung padi. Suvenir ini memiliki bahan khusus lima campuran logam (pancadatu), yakni emas, perak, kuningan, besi, dan tembaga. Susunan uang kepeng dibuat dari limbah logam yang dilebur kembali. Cat yang digunakan merupakan Perada Emas 24 karat.

Dekorasi Perak Alat Musik NTT

Kerajinan perak alat musik Sape. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Berbahan dasar perak 925, kerajinan tersebut memiliki ukiran khas dengan alas logam. Suvenir berbentuk alat musik daerah Sape, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu dibungkus kotak kaca dan sampul beludru.

Patung Resin Wanita Membatik

Patung resin wanita membatik. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Selain beragam kerajinan logam, pemimpin negara yang datang ke G20 juga mendapatkan suvenir patung resin perempuan membatik. Patung tersebut merupakan simbol bahwa kaum wanita berperan penting sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Keris

Keris Nogosari Ladrang Jogja. Foto: Instagram/@kemensetneg.ri

Delegasi G20 juga akan membawa oleh-oleh Keris Nogosari Ladrang Jogja (selut grajen Nogosoro Kamarogan) 15 luk. Keris ini berbahan perak lapis emas yang dibuat di Desa Aeng Tong Tong, Madura. Warangka keris terbuat dari kayu dilapisi perak dengan motif floral dan ladrang gaya Yogyakarta.