78 Siswa di Cianjur Diduga Keracunan MBG, Cak Imin: Tunggu Hasil Investigasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di DPR RI, Senin (2/12/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di DPR RI, Senin (2/12/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengomentari peristiwa 78 siswa yang diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), di Cianjur.

Cak Imin pihak terkait memeriksa keracunan itu, terutama sumber utamanya.

“Tolong kepada Kementerian Kesehatan mengecek sumber utama keracunan itu,” kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/4).

“Apakah dari dapurnya, apakah dari proses angkutannya, apakah dari tempat lain-lain. Nanti kita tunggu aja investigasinya,” imbuhnya.

Sementara itu, ada 78 siswa yang mengalami keracunan itu terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 23 siswa SMP PGRI Cianjur.

Petugas menyiapkan makanan ke dalam mobil untuk didistribusikan ke sekolah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, telah mengirimkan sampel MBG tersebut kepada Lab Kesda Provinsi setempat dan hasilnya akan keluar dalam rentang waktu sepuluh hari ke depan.

“Kami sedang menunggu hasil Lab Kesda Provinsi dari sampel yang sudah dikirimkan. Kami akan update infonya pada kesempatan pertama setelah hasil lab. keluar,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (22/4).

Baginya kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah hal yang utama. Dia juga berharap para siswa dapat segera pulih.

“Kami turut menyampaikan rasa empati dan berharap seluruh siswa segera pulih. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kami,” ujarnya.