9 Kecamatan di Probolinggo Terdampak Abu Vulkanik Letusan Gunung Semeru

Sebanyak sembilan kecamatan di Probolinggo, Jatim, terdampak abu letusan Gunung Semeru yang erupsi pada Sabtu (16/1). Sembilan kecamatan yang terguyur hujan abu itu adalah Kuripan, Bantaran, Leces, Tegalsiwalan, Dringu, Banyuanyar, Sumberasih, Wonomerto, dan Kecamatan Sumber.
Selain di Probolinggo, hujan abu juga dirasakan bagi warga yang tinggal Lumajang. Kecamatan yang terdampak yakni, Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Gucialit dan Pasirian.
"Erupsi Gunung Semeru pada Sabtu pukul 17.24 WIB mengakibatkan hujan abu vulkanik di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo pada pukul 17.40 WIB - 21.08 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi kepada Antara, Minggu (17/1).
Meski begitu, hujan abu vulkanik sudah dilaporkan reda. Akan tetapi, petugas masih mencari informasi lokasi yang terdampak.
"Hari ini sudah tidak ada hujan abu vulkanik Gunung Semeru karena sudah reda," katanya.
Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang erupsi dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur 4 kilometer ke arah Besuk Kobokan pada Sabtu (16/1) pukul 17.24 WIB.
Selain itu juga terpantau aktivitas guguran lava juga terjadi dengan jarak luncur antara 500 - 1000 meter dari Kawah Jongring Seloko ke arah Besuk Kobokan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih pada level II atau waspada, meskipun ada peningkatan aktivitas gunung api tersebut.
