9 Titik Penyekatan di Tol Jakarta-Cikampek: Dilakukan Sistem Buka Tutup

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemeriksaan Rapid Test Antigen Drive Thru Polda Metro Jaya di Kilometer 34 Tol Cikampek Arah Jakarta. (17/05/21) Foto: Instagram/@dishubdkijakarta
zoom-in-whitePerbesar
Pemeriksaan Rapid Test Antigen Drive Thru Polda Metro Jaya di Kilometer 34 Tol Cikampek Arah Jakarta. (17/05/21) Foto: Instagram/@dishubdkijakarta

Pemerintah menerapkan PPKM darurat sejak 3 hingga 20 Juli mendatang di Pulau Jawa dan Bali demi menekan mobilitas masyarakat. Diharapkan penularan COVID-19 dapat ditekan dengan PPKM darurat ini.

Selama penerapan PPKM darurat, TNI-Polri bersama unsur terkait mendirikan pos penyekatan di sejumlah titik. Termasuk di ruas jalan tol.

Jasa Marga mengatakan, di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek juga telah didirikan pos pemeriksaan. Total ada 9 titik pembatasan dan pengendalian.

Berikut 9 titik tersebut:

  1. GT Bekasi Barat 1: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta

  2. GT Bekasi Timur 2: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta

  3. GT Tambun: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta dan Cikampek

  4. GT Cikarang Barat 4: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta

  5. GT Cibatu: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta

  6. GT Cikarang Timur: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Jakarta

  7. GT Karawang Barat 1: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Karawang

  8. GT Karawang Timur 1: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Karawang

  9. GT Cikampek: pemeriksaan dan pengalihan kendaraan arah Cikampek

Jasa Marga menuturkan, 9 titik pembatasan itu akan dilakukan sistem buka tutup. Namun sistem buka tutup ini bersifat situasional.

Sebelumnya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo mengatakan pihaknya sudah melakukan penyekatan di 72 titik selama PPKM darurat.

Eks Kapolrestabes Bandung itu mengatakan, penyekatan dilakukan dengan kolaborasi bersama Kodam Jaya, Satpol PP DKI dan Pemprov DKI. Jumlah personel yang dikerahkan mencapai ribuan.

Hendro mengatakan, Polda Metro Jaya akan mengedepankan tindakan preventif dan edukasi kepada masyarakat di titik penyekatan. Sehingga tidak ada benturan dengan masyarakat.