955 Ribu Kendaraan Keluar Jabodetabek Sejak H-10 hingga H-5 Lebaran

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kamis (27/3/2025). Foto: Dok. Jasa Marga
zoom-in-whitePerbesar
Situasi lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kamis (27/3/2025). Foto: Dok. Jasa Marga

PT Jasa Marga mencatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-5 Lebaran atau pada periode Jumat-Rabu, 21-26 Maret 2025.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 1,5% jika dibanding dengan periode libur Idul Fitri 2024 yakni 941.496 kendaraan atau naik 13,0% jika dibandingkan dengan lalin normal yakni 845.998 kendaraan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana dalam rilis yang diterima kumparan, Kamis (27/3).

Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 469.762 kendaraan (49,1%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 284.373 kendaraan (29,7%) menuju arah Barat (Merak), dan 201.788 kendaraan (21,1%) menuju arah Selatan (Puncak).

Rincian distribusi lalu lintas sebagai berikut:

Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

  • Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 282.994 kendaraan, meningkat sebesar 72,1% dari lalin normal.

  • Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 186.768 kendaraan, lebih rendah 2,3% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 469.762 kendaraan, meningkat sebesar 32,1% dari lalin normal.

Arah barat (Merak)

  • Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 284.373 kendaraan, lebih rendah 0,8% dari lalin normal.

Arah Selatan (Puncak)

  • Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 201.788 kendaraan, lebih rendah 1,0% dari lalin normal.

Lisye menjelaskan pada H-5 atau Rabu, 26 Maret 2025 kendaraan meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat mencapai 192.244 kendaraan atau meningkat 42,8% dari lalin normal 134.660 kendaraan.

"Jasa Marga juga mencatat arus lalu lintas menuju wilayah Timur khususnya arus lalu lintas ke arah Trans Jawa dan arah Bandung pada hari Rabu (26/03) adanya peningkatan lalu lintas kendaraan cukup tinggi," ujar Lisye.

Pada GT Cikampek Utama dengan total 78.363 kendaraan atau naik 191,1% dari lalu lintas normal (26.917 kendaraan), sedangkan untuk GT Kalihurip Utama tercatat total 33.300 kendaraan atau naik 18,0% dari lalu lintas normal (28.221 kendaraan).

Puncak Arus Mudik Diprediksi 28 Maret 2025

Lisye juga kembali mengingatkan puncak arus mudik Lebaran diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Ia mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu puncak serta menghindari perjalanan di waktu favorit seperti pada pagi hari dan malam hari untuk menghadapi penumpukan kendaraan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan mudik dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM, saldo kartu uang elektronik, dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.