97 Tentara Terinfeksi Corona, Dua Pangkalan Militer AS di Okinawa Lockdown

Dua pangkalan militer Amerika Serikat di Okinawa, Jepang, diberlakukan lockdown. Kebijakan tersebut diambil setelah puluhan tentara di sana terinfeksi virus corona.
Menurut seorang pejabat militer AS di Jepang, Ken Kunze, pembatasan tambahan turut diberlakukan di tujuh pangkalan Marinir di Okinawa.
"Langkah-langkan perlindungan untuk Okinawa secara luas akan ditingkatkan," ucap Kunze seperti dikutip dari AFP.
Langkah-langkah termasuk menutup fasilitas tidak penting, serta melarang kegiatan di luar kantor.
"Langkah-langkah tambahan akan diberlakukan di kamp Hansen dan Futenma untuk membatasi orang keluar masuk fasilitas itu," papar dia.
Sementara itu, menurut juru bicara Pemerintah Jepang, terdapat 63 tentara AS yang positif virus corona.
Mereka berada di dua tempat yaitu Bandar Udara Marinir Futenma dan Pangkalan Militer Hansen.
Beberapa saat usai Suga memberikan keterangan, pemerintah Okinawa menyatakan, terdapat tambahan 32 kasus di Futenma. Total ada 95 kasus virus corona di pangkalan militer AS di Okinawa.
Ada sekitar 20 ribu anggota Marinir AS di Okinawa. Jumlah tersebut belum termasuk ribuan tentara AS dari kedinasan lainnya.
Sebelum klaster pangkalan militer terungkap, terdapat 150 warga sipil di Okinawa yang terinfeksi virus corona.
