ABK WNI di Kapal China Lu Xing Yuan Yu Hilang di Samudera Hindia

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal China. Foto:  HO / HANDOUT / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal China. Foto: HO / HANDOUT / AFP

Seorang ABK WNI berinisial ACG yang bekerja di kapal China Lu Xing Yuan Yu 117 dilaporkan hilang. Kapal itu tengah berlayar di Samudera Hindia.

Menurut keterangan, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, KBRI Beijing dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.

Walau berbendera China, agensi dan perusahaan pemilik kapal berasal dari Taiwan.

Judha menjelaskan, komunikasi dijalin untuk memperoleh klarifikasi dari perusahaan dan juga pihak agensi yang berada di Taiwan. Sedangkan, KBRI Beijing meminta Pemerintah China membantu upaya pencarian investigasi terhadap peristiwa hilangnya ACG.

”Tanggal 25 Agustus 2020, kemlu telah menerima laporan secara online melalui portal peduli WNI Kementerian Luar Negeri yang disampaikan oleh pihak keluarga mengenai peristiwa hilangnya seorang ABK WNI dengan inisial ACG pada kapal Lu Xing Yuan Yu 117,” kata Judha dalam pers briefing Kemlu, Kamis (27/8).

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha. Foto: Kemlu RI

Judha menambahkan berdasarkan informasi yang diperoleh, ACG dilaporkan hilang pada 1 Agustus 2020, sekitar antara pukul 04.00-06.30 pagi waktu setempat.

“Pada saat itu yang bersangkutan dalam hal ini ACG diperkirakan jatuh dari kapal pada antara pukul 4 hingga 6.30 waktu setempat, dan kemudian setelah mengetahui hilangnya tersebut, kapal Lu Xing Yuan Yu 117 berupaya untuk melakukan pencarian di perairan,” lanjut Judha.

Namun, pencarian tersebut sampai saat ini belum membuahkan hasil. Karena belum ditemukan, Kemlu menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan terkait terkait upaya pencarian ACG.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)