Abu Bakar Al-Baghdadi, Dari Masa Kejayaan ISIS Hingga Dikabarkan Tewas

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Abu Bakar al Baghdadi Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Abu Bakar al Baghdadi Foto: Reuters

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dikabarkan tewas terbunuh dalam operasi penyerbuan tentara Amerika Serikat di Suriah. Dari laporan media-media Amerika Serikat, al-Baghdadi tewas meledakkan diri dengan rompi bom.

Namun siapa sebenarnya al-Baghdadi? Ia disebut-sebut sebagai pimpinan ISIS di Suriah. Amerika Serikat terus-terusan mencari keberadaannya. Selama pencarian itu, berbagai rumor tentang kematiannya pun beredar. Namun ternyata kabar itu semuanya tidak benar.

Al-Baghdadi lahir di Samarra, sebelah utara Kota Baghdad, Irak, 48 tahun yang lalu. Berbagai sumber menyebutkan, al-Baghdadi merupakan seorang ulama di kampung halamannya selama Amerika Serikat memimpin invasi ke Irak pada 2003.

Infografik Jejak Abu Bakar al-Baghdadi. Foto: Argy Pradypta/kumparan

Dia telah menjadi seorang militan selama Saddam Hussein berkuasa di Irak. Dia sudah terpapar paham radikalisme saat berada dalam tahanan selama empat tahun di kamp Bucca -- tempat tentara AS menahan banyak pemimpin Al-Qaeda.

CNN menyebut al-Baghdadi sebagai ulama penyebar kebencian yang sangat ditakuti. Ia memiliki reputasi dalam medan peperangan. Dia sangat berpengaruh dan dengan mudah merekrut pemuda di sekelilingnya menjadi anggota komplotannya.

Foto yang diduga Abu Bakr Al-Baghdadi di kamp Bucca Irak 2004 dari Wikipedia. Foto: Dok. Wikipedia

Dia kemudian muncul sebagai pemimpin Al-Qaeda di Irak yang kemudian berubah menjadi ISIS pada 2010. Kemudian pada 2014, ia memproklamirkan diri sebagai Khalifah Islam dan menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

ISIS sendiri mendapatkan penentangan dari kelompok milisi Islam lainnya, seperti Al-Qaeda. Baghdadi sendiri sangat misterius. Dia hanya muncul beberapa kali saja ke publik, salah satunya ketika menyampaikan khutbah di Mosul, Irak.

Di masa puncak kejayaannya, ISIS di bawah kepemimpinan Baghdadi menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah dengan jutaan orang di dalamnya. Mereka berhasil merekrut orang dari seluruh dunia, berdatangan ke Suriah, berbaiat kepada Baghdadi.

ISIS memiliki pemerintahan, peraturan, bahkan mata uang sendiri. Ibu kota mereka di Raqqa Suriah.

Dia disebut bertanggung jawab atas kematian ribuan orang, termasuk para sandera yang dieksekusi dengan cara sadis. AS pun mengadakan sayembara berhadiah USD 25 juta atau Rp 350 miliar untuk informasi keberadaan Baghdadi.

ISIS berhasil dikalahkan setelah digempur habis-habisan oleh koalisi berbagai negara, dari Eropa hingga Timur Tengah. Hilang kekuasaan, Baghdadi dilaporkan sembunyi berpindah-pindah bersama keluarganya. Mencari Baghdadi seperti mencari jarum di tumpukan jerami, dia licin bak belut.

kumparan post embed

Beberapa kali dia dilaporkan tewas. Namun yang bisa dikonfirmasi, dia terluka parah akibat sebuah serangan. Kabar kematian Baghdadi kali ini juga masih belum secara resmi diumumkan AS. Sumber berbagai media menyebutkan, Baghdadi tewas bersama kedua istrinya dalam serangan AS.

Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Foto: Reuters

"Jika dia tewas, maka akan jadi pukulan besar bagi ISIS, terutama jika para pemimpin senior mereka juga terbunuh dalam operasi tersebut," kata seorang pejabat lembaga anti-terorisme AS kepada Newsweek, media yang pertama kali mengabarkan kematian Baghdadi.