Abu Bakar Ba'asyir Temui Jokowi: Saya Nasihati, Pak Jokowi Ini Orang Kuat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Abu Bakar Ba'asyir temui Jokowi di Solo. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Abu Bakar Ba'asyir temui Jokowi di Solo. Foto: kumparan

Eks narapidana (napiter) Abu Bakar Ba'asyir menemui Presiden ke-7 Joko Widodo di kediamannya Solo, Senin (29/9). Pertemuan itu berlangsung tertutup selama 30 menit.

Ini merupakan pertemuan perdana pemimpin Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, dengan Jokowi setelah dibebaskan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jabar, pada 2019.

Jokowi kala itu memutuskan membebaskan Ba'asyir karena kemanusiaan dan faktor usia.

Ba'asyir mengaku, dirinya menasihati Jokowi sebagai sesama orang Islam.

“Saya hanya menasihati (Jokowi) orang Islam, itu wajib menasihati rakyat, pemimpin dan orang kafir harus dinasihati,” kata Ba'asyir.

Abu Bakar Ba'asyir temui Jokowi di Solo. Foto: kumparan

Dia menilai, Jokowi orang yang kuat sehingga bisa menjadi pembela bagi umat Islam.

"Pak Jokowi ini orang yang kuat, jadi mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat. Di mana nasihat yang diberikan kembali mengamalkan hukum Islam dengan baik," kata Ba'asyir.

“Nasihatnya ya supaya kembali mengamalkan hukum Islam dengan baik. Sebab saya ini sedang berjuang minta supaya negara ini diatur dengan hukum Islam,” tambah dia.

Ba'asyir Juga Nasihati Prabowo

Selain Jokowi, Ba'asyir mengatakan dirinya juga telah menasihati Presiden Prabowo Subianto. Namun hanya via surat.

“Saya nasihati (Prabowo) lewat surat itu saja. hanya nasihat itu kewajiban seorang ulama. Menasihati rakyat, menasihati orang kafir, menasihati pemimpin. Mau tidak mau itu Allah yang menentukan bukan saya. Itu saja tidak ada tujuan lain,” kata dia.

Jokowi memberikan keterangan setelah mendapat nasihat dari Abu Bakar Ba'asyir. Foto: kumparan

Sementara Jokowi mengaku kaget dikunjungi Ba'asyir. Ia menyebut, dirinya mendapat banyak nasihat soal agama.

“Ya sangat kaget kedatangan beliau. Artinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam,” kata Jokowi.