Ada Brigjen Krishna Murti di Balik Film '22 Menit'

Brigjen Pol Krishna Murti angkat bicara terkait penampilannya sebagai tukang sate dalam syuting film '22 Menit'. Perwira tinggi yang menjabat sebagai Karo Misinter Divhubinter Polri itu mengatakan penampilannya itu untuk mempromosikan film tersebut.
Film itu sendiri terkait peristiwa Bom Thamrin. Film ini selain Krishna Murti ada juga Kombes Herry Heryawan mantan Kapolres Depok yang ikut bermain. Film ini disutradarai oleh Eugene Panji.
"Itu pembuat film konsultasi sama kepolisian dari mana-mana, termasuk datang ke saya. Saya bilang kalau buat film begitu ada isu-isu yang harus diangkat bagaimana tindakan terorisme itu tidak membuat takut masyarakat artinya tindakan dia melakukan teror itu tidak tercapai," ucap Krishna di di Satuan Latihan Multi Fungsi Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (23/4).
Dalam diskusi dengan pembuat film itu, Krishna mencontohkan dengan tukang sate yang tetap berjualan di tengah-tengah peristiwa teror Bom Thamrin pada 2016 lalu. Sehingga aksi teror yang dilakukan pelaku terhadap masyarakat menjadi sia-sia.
"Saya nyamar jadi tukang sate itu sebenarnya untuk bantu promo film '22 Menit' itu. Karena sekarang di Instagram saya itu kan hash tagnya #22menit ya. Makanya saya kan bantu promo," kata mantan Dirreskrimum Polda Metro Jaya itu.
kumparan (kumparan.com) juga sempat menanyakan kemacetan yang disebabkan pengalihan arus lalu lintas dalam proses syuting film tersebut dan dikeluhkan masyarakat. Namun Krisna tak mau menanggapi soal kemacetan yang diakibatkan pembuatan film itu.
Sebelumnya Krishna sempat mengunggah video penampilannya sebagai tukang sate di akun Instagram miliknya pada Selasa (17/4) yang lalu. Ia mengunggah video tersebut dengan caption "Kalau sore saya ganti profesi. Buat tambah2an. Yang penting halal.. Kapan2 mampir ya.. #kmupdates #22menit (yang beli gak kenal saya.. Asik) SATE GEBRAK..!!".
